JUMAT 10 MARET 2017
MATARAM — Angka kunjungan wisatawan dari Australia menuju ke sejumlah destinasi wisata yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Pulau masih menempati posisi teratas, untuk itu pemerintah NTB berharap konektivitas Australia-Lombok dapat dibuka kembali.
![]() |
| Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin dan Ketua delegasi Investor Australia Sally Ann Watts. |
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin saat bertemu dengan sejumlah delegasi Investor Australia bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) NTB di Hotel Katamala Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Jum’at (10/3/2017.)
“Melalui bantuan para investor yang akan berinvestasi di NTBkita berharap direct flight dari Australia menuju Lombok (BIL) dapat dibuka kembali, karena selama ini angka kunjungan wisatawan dari Australia ke Lombok berada pada posisi tertinggi, dan saya sangat sayangkan direct flight Jetstar waktu itu ditutup,” kata Amin.
Terkait ketertarikan para Investor tersebut untuk ikut ambil bagian dalam melakukan investasi bidang pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Amin menyambutnya dengan penuh kegembiraan dan harapan besar untuk dapat direalisasikan, karena hal itu sejalan dengan tindak lanjut kunjungan kerjannya di Perth Australia pada 2016 lalu bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia.
Ketua delegasi Investor Australia Sally Ann Watts mengaku sangat kagum dengan kemajuan industri pariwisata di NTB, khususnya di Lombok. Keindahan alamnya yang luar biasa telah menarik minat para delegasi investor yang berjumlah 20 orang, yang terdiri dari para konsultan dan arsitek. Ia berharap dengan adanya pertemuan tersebut akan membuka konektivitas antara Provinsi NTB dengan Australia.
“Kami sangat kagum dengan keindahan dan kemajuan industri pariwisata di NTB, kami berharap investasi ini dapat terealisasi sehingga konektivitas Lombok dan Australia dapat dibuka kembali,” kata Sally.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi