Pelaku UMKM di Sumbar Diarahkan Melek IT

RABU, 15 MARET 2017

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar berupaya agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah terus berkembang dan tumbuh dengan baik. Salah satunya dengan memberikan pelatihan information technology (IT).

Peserta pelatihan pelaku UMKM dan Koperasi pemasaran berbasis IT

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri mengatakan, sampai sejauh ini sudah ada sekira 1.000 pelaku UMKM di Sumbar yang dilatih untuk pemasaran berbasis IT yang menggunakan aplikasi belanja online. Namun, dari 1.000 UMKM itu hanya sekira 10 persen yang berhasil,

“Sementara 90 persennya lagi belum berhasil menggunakan IT dalam pemasaran produknya,” sebutnya di Padang, Rabu (15/3/2017).

Dikatakan, pihaknya telah sering melakukan pelatihan, terutama soal pengembangan pemasaran berbasis IT. Bahkan, pelatihan tidak hanya diselenggarakan di Padang, tetapi juga luar daerah seperti ke Pulau Jawa.

“Namun, belum berhasil sepenuhnya,” kata Zirma.

Ia mengakui, meski hanya sekira 10 persen yang dinyatakan mampu untuk, jumlah itu sudah cukup bagus. Setidaknya produk asli Sumbar bisa dipasarkan dan menembus ke luar daerah dan tidak hanya terjual secara lokal saja.

Seperti halnya pada hari Senin kemarin, kata Zirma, ada sebanyak 80 orang pelaku UMKM Sumbar mengikuti pelatihan pengembangan pemasaran berbasis IT, yang dimentori oleh salah satu pengusaha online belanja di Indonesia. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama empat hari, yang dimulai sejak hari Senin kemarin dan berakhir besok 16 Maret 2017.

“Intinya kita akan berupaya untuk membantu dan membina UMKM di Sumbar agar terus tumbuh dan berkembang dengan baik, seperti halnya pelatihan pemasaran melalui IT tersebut,” ungkapnya.

Selain soal pemasaran, Zirma juga mengakui kendala yang dihadapi saat ini oleh UMKM ialah kemasan. Untuk membuat yang bagus, biayanya sangat besar.

“Kita juga khawatir terkait kemasan ini, karena meski telah dipasarkan di belanja online, apabila kemasan tidak menarik, tentunya akan sepi pembeli. Tapi soal kemasan itu, ke depan akan kita rancang lagi apa upaya yang perlu dilakukan,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, dalam menghadapi era global saat ini, para pelaku UMKM harus bisa dan mampu menggunakan IT. Hal ini mengingat, banyak keuntungan yang bisa didapat, seperti lebih hemat biaya, cepat dan gampang diketahui secara luas.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri

Menurutnya, jika melakukan pemasaran melalui IT tersebut, para pelaku UMKM harus menginformasikan produk yang dijual dengan lengkap agar konsumen bisa memastikan beli barang yang dijual.

“Informasi yang diberikan itu, ya komposisi bahannya, informasi kadarluarsanya, label halalnya, serta tambahkan dengan kemasan yang menarik,” kata Irwan Prayitno.

Gubernur berharap, semoga dengan adanya pelatihan yang dilakukan tersebut akan memberikan dampak yang positif, sehingga mampu memberikan penghasilan yang lebih lagi bagi para pelaku UMKM.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Istimewa

Lihat juga...