Indahnya Alam Sumatra dari Puncak Pusaran Angin

MINGGU, 19 MARET 2017

PADANG — Provinsi Sumatra Barat yang memiliki banyak pegunungan, menyimpan sejuta pesona. Seperti di Puncak Pusaran Angin, yang terletak di barat Danau Singkarak, tepatnya di Jorong Payo Rapuih, Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

Muharman saat menikmati keindahan Puncak Pusaran Angin yang berlatang belakang Danau Singkarak.

Kawasan obyek wisata ini hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari jalan lintas Kota Padang Panjang atau Kabupaten Tanah Datar. Jika Anda menggunakan kendaraan roda dua, waktu yang ditempuh untuk sampai ke lokasi hanya satu jam perjalanan.

Satu jam perjalanan itu, tidak akan menjadi perjalanan yang membosankan, karena sepanjang perjalanan tersebut, Anda akan disungguhi pemandangan hamparan pertanian warga setempat. Seperti padi, sayur-sayuran, dan aktivitas masyarakat setempat yang menarik diabadikan bagi Anda yang hobi fotografi.

Menurut salah seorang pengunjung, Muharman, tempat wisata Puncak Pusaran Angin itu paling ramai dikunjungi waktu akhir pekan, seperti halnya yang dilakukan Muharman pada akhir pekan lalu, bersama sahabatnya.

Alasan banyaknya warga yang datang ke Puncak Pusaran Angin tersebut, karena pemandangannya yang sangat indah. Danau Singkarak terlihat membentang luas, seakan memandang Danau Toba. “Akses untuk menuju pegunungan Puncak Pusaran Angin juga tidak terlalu sulit, hanya perlu mengikuti jalan setapak. Waktu yang ditempuh dengan jalan kaki bekisar 20 menit untuk sampai ke puncaknya,” jelas Muharman.

Keindahan pemandangan Puncak Pusaran Angin yang memperlihatkan Danau Singkarak dan dikelilingi bukit barisan.

Selain bisa menikmati keindahan terbentangnya Danau Singkarak, di atas puncak pegunungan itu juga bisa melihat hamparan sawah, bukit barisan yang juga menambah keindahannya. Suasana saat berada di Puncak Pusaran Angin benar-benar membuat hati damai.

Namun, bagi Anda yang ingin menikmati keindahan pamandangan di Puncak Pusaran Angin perlu membawa bekal makanan dan minuman, karena di lokasi itu tidak ada warung atau wahana. Karena lokasi di Puncak Pusaran Angin masih alami, belum ada sentuhan infrastrukur apapun.

Sahabat dari Muharman, Joni juga menceritakan, untuk mencapai Puncak Pusaran Angin cocok untuk pemula dalam hal melakukan perjalanan menuju puncak pegunungan. Apalagi sepanjang perjalanan, rasa sejuknya hembusan udara akan membuat Anda tidak akan mudah lelah.

Sementara itu, Wali Nagari Batipuah Baruah, Mardalis,  mengatakan, pengunjung yang datang ke lokasi Puncak Pusaran Angin, merupakan masyarakat lokal, yang tidak hanya dari anak muda, tetapi juga serombongan keluarga. “Sebenarnya tempat ini telah dibuka sejak 20 tahun lalu, tapi belum terkelola dengan baik. Selain bagus untuk tempat pemandangan, daerah ini juga banyak menghasilkan berbagai produk pertanian dan perkebunan, seperti kopi dan durian,” ujarnya, ketika dihubungi dari Padang.

Mardalis berharap, obyek wisata yang ada di daerah Batipuah Baruah tersebut, dapat dipromosikan oleh Pemerintah. Selain dapat membantu kemajuan daerah, juga bisa meningkatakan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi. Menurutnya pula, jika bergeser ke bawah, juga masih ada satu obyek wisata yang berada di Jorong Gunung Bungsu, yang memiliki goa alami, namun juga masih belum terkelola.

Sungguh, Sumatra Barat memiliki kekayaan pemandangan alam yang begitu indah dan mempersona. Tempat-tempat pemandangan di atas puncak pegunungan itu, sebenarnya tidak hanya berada di Puncak Pusaran Angin, Tanah Datar, tetapi juga ada di Puncak Bukit Langkisau, yang berada dekat dari Pantai Carocok, Kebupaten Pesisir Selatan. Lalu, di Bukit Nobita, Kota Padang, yang memiliki pemandangan seperti halnya dalam film kartun Doraemon, namun lokasi itu saat ini sudah sepi pengunjung.

Selanjutnya juga ada di Bukit Bungsu, Kabupaten Limapuluh Kota. Lokasi ini sering dijadikan tempat pra layang. Saat berada di Bukit Bungsu, Anda akan melihat keindahan pemandangan Kabupaten Limapuluh Kota. Serta baru-baru ini juga ada pemandangan yang menakjubkan, yakni di Bukit Cambai, yang berada di Kabupaten Solok. Di Puncak Bukit Cambai itu, Anda akan dikejutkan dengan pemandangan empat gunung dan empat danau.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Istimewa

Lihat juga...