SENIN, 6 FEBRUARI 2017
BANDUNG — Gol penalti Marlon da Silva di menit ke-69, membawa Persiba Balikpapan unggul dari Persela Lamongan dengan skor 1-0 pada grup C Piala Presiden 2017 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (6/2/2017). Diawali pelanggaran Zaenal Haq di kotak terlarang terhadapnya, Marlon mampu memecah kebuntuan tim Beruang Madu lewat titik putih.
![]() |
| Pelatih Persiba, Timo Susilo Scheuneman (tengah). |
Pertandingan berjalan keras, memaksa Wasit Masril merogoh lima kartu kuning untuk penggawa Persiba dan dua untuk Persela. Bek andalan Persiba, Abdul Rahman pun, terpaksa meninggalkan lapangan di menit ke-79, lantaran mendapat kartu merah usai menjatuhkan A Nur Hardianto. Karena itu, Persiba terpaksa bermain dengan 11 pemain.
Pelatih Persiba, Timo Susilo Scheuneman, mengatakan, timnya susah-payah memenangkan pertandingan perdana ini. Mengingat baru dua pekan menjalani persiapan.
“Juga kita banyak diperkuat pemain muda, pemain bintangnya cuma dua, Marlon dengan Abdul Rahman. Juga ini pertandingan pertama, selalu sulit kalau pertandingan pertama,” ujarnya seusai pertandingan.
Dia mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang tampil spartan. Namun, Timo, menyanyangkan banyaknya kartu kuning yang harus diterima para penggawannya. Dia mengklaim, lantaran banyak dihuni penggawa muda yang cenderung tampil menggebu membuat laga semakin panas.
Selain itu, Timo juga sedikit kecewa di partai perdana Piala Presiden 2017 ini salah satu penggawa andalannya harus mendapat kartu merah, yaitu Abdul Rahman. Akibat demikian, tak bisa tampil saat menghadapi tuan rumah, Persib Bandung pada 12 Februari 2017 mendatang.
“Sebenarnya siapa pun terkena kartu merah kerugian bagi kita, apalagi ini Abdul Rahman, salah satu bintang kita,” kata dia.
Meski demikian, dia menegaskan, di turnamen pramusim ini, tim Beruang Madu memiliki misi meningkatkan mental para penggawanya. Timo sampaikan, hal tersebut tidak bisa diraih dengan cara instan.
“Saya sebagai pelatih hanya bisa memberikan motivasi, tapi pelajaran menaikkan mental ya didapat dari bermain di sini,” pungkasnya.
Di kubu lawan, Pelatih Persela, Heri Kiswanto mengatakan, timmya hanya kurang beruntung di laga ini. Dia juga sampaikan, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti segera diperbaiki.
“Tapi, saya senang melihat permainan anak-anak hari ini. Walaupun memang kita kalah beruntung dari Persiba,” kata Heri.
Jurnalis: Rianto Nudiansyah / Editor: Satmoko / Foto: Rianto Nudiansyah