Fadli Zon : Pansus RUU Sistem Perbukuan Diperpanjang

JUMAT 24 FEBRUARI 2017

PADANG—Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyebutkan bahwa panitia khusus (pansus) rancangan undang-undang (RUU) sistem perbukuan diperpanjang. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Minang Book Fair 2017 di Masjid Raya Sumatera Barat, Kota Padang.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memberikan buku karangan miliknuya kepada Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di acara Minang Book Fair 2017 di Padang.
Menurutnya, dalam RUU tersebut bisa menjadi kontrol, peruntukan, penulis, dan penerbit. Namun ada sejumlah persoalan menjadi alasan diperpanjangnya pansus RUU sistem perbukuan tersebut.

“Kita di DPR RI akan berupaya untuk mempercepat menyelesaikan RUU itu,” tegasnya, di Padang, Jumat (24/2/2017).
 

Dia  menilai, mengingat adanya beredar buku-buku yang konten isinya tidak layak dibaca terutama buku dengan konten anak-anak yang isinya mengajarkan yang tidak baik, maka RUU sistem perbukuan itu harus ada yang menjadi kontrolnya.

Dalam sambutannya, Fadli Zon juga menceritakan tentang pustaka miliknya yang menyimpan sejumlah buku termasuk koran-koran terbitan puluhan tahun lalu, baik itu terbitan di Padang maupun di Jakarta. Menurutnya, koran-koran lama yang ia simpan itu suatu saat akan menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan pada masa mendatang, terkait kondisi negara di masa lampau.

Dikatakannya, buku tidak hanya sebagai jendela dunia, tetapi dengan membaca buku, juga bisa dijadikan sebagai gerakan revolusi mental. Karena dengan buku bisa membentuk karakter bangsa.

“Membaca buku ini tidak hanya diminta kepada kalangan masyarakat umum saja, tetapi kalangan elite juga diharapkan gemar membaca, karena dengan membaca itu para elite bisa membangun bangsa ke arah yang lebih baik,” tutupnya.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendr/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Muhammad Noli Hendra

Lihat juga...