Damandiri Maksimalkan 4 Aspek Pemberdayaan di RW 04 Jagakarsa

JUMAT, 24 FEBRUARI 2017

JAKARTA — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Sejak dahulu, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan daerah tenang, rimbun dan dihuni sebagian besar oleh penduduk asli Betawi. Kegiatan sehari-hari penduduk adalah berkebun, berladang serta berdagang. Namun, seiring pergantian tahun, para pendatang mulai masuk dan menetap di Jagakarsa. Hingga akhirnya wilayah ini sekarang terdiri dari beragam kompleks perumahan, salah-satunya kavling perumahan POLRI yang cukup besar.

Suasana Sekretariat Posdaya Cempaka

Jalan Paso, RT 05, RW 04, Jagakarsa, terletak tidak jauh dari pintu barat Kebon Binatang (Bonbin) Ragunan Jakarta Selatan. Jarak dua menit dari pintu barat, terletak rumah deret yang dijadikan warga sebagai pusat kegiatan, mulai dari Pos Hansip, Sekretariat PKK, Posyandu, Ruang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), yang didirikan sekaligus dibina oleh Yayasan Damandiri.

Berawal dari undangan Kelurahan Jagakarsa pada Juni 2012 untuk seluruh Rukun Warga (RW) yang ada di bawahnya (8 RW), Yessy Febriane datang memenuhi undangan sebagai perwakilan dari RW 04, RT 05. Ternyata, di sana sudah menunggu tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pancasila pimpinan Farida Yusni, dengan beberapa anggota manajemen Yayasan Damandiri. “Dalam pertemuan itu, Ibu Farida dari LPPM Universitas Pancasila menyosialisasikan pembentukan Posdaya sekaligus Tabungan Kredit Pundi Sejahtera atau Tabur Puja,” kenang Yessy Febriane, kepada Cendana News.

Mereka dijelaskan bagaimana Posdaya itu bagai sebuah lingkaran besar dikelilingi lingkaran-lingkaran kecil. Lingkaran kecil tersebut adalah kegiatan-kegiatan yang sudah ada di tengah masyarakat sebelumnya. Dengan menyatukan semua kegiatan tersebut, Posdaya bertugas mengaitkannya antara satu sama lain.

Suasana Kegiatan Tabur Puja Posdaya Cempaka

Posyandu maksimal diberdayakan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. PAUD sebagai lembaga pendidikan harus mampu menyentuh anak-anak dari semua tingkatan sosial yang ada di masyarakat. Kegiatan penataan kebersihan serta kesehatan lingkungan harus bisa menjamin, bahwa lingkungan warga adalah aman, nyaman, bersih dan sehat sebagai tempat tinggal. Dan, Tabur Puja menyempurnakan semua keterkaitan dengan mengangkat taraf hidup masing-masing keluarga di masyarakat.

Keterkaitannya adalah, bahwa dengan ekonomi keluarga yang lebih baik, mereka bisa menikmati fasilitas layanan kesehatan dan pendidikan berkualitas di tengah lingkungan tempat tinggal yang aman, nyaman bersih dan sehat. Yayasan Damandiri melalui Posdaya, hanya membawa mereka mencapai tingkatan itu melalui kegiatan pemberdayaan berkelanjutan yang erat hubungannya antara satu sama lain. Dengan kata lain, pencapaian masyarakat adalah hasil kerja keras mereka sendiri secara berkelompok dalam satu lingkaran kelompok besar.

Khusus untuk Tabur Puja, masing-masing RW digelontorkan dana sejumlah Rp. 200 Juta berbentuk pinjaman lunak bertahap bunga ringan 1,5 persen sebagai modal usaha mikro. Masing-masing anggota Tabur Puja bisa mengajukan pinjaman awal sejumlah Rp. 2 Juta, dengan termin atau periode pengembalian antara 6-12 bulan cicilan. Tentunya, persetujuan pinjaman mengikuti proses seleksi sesuai aturan yang berlaku dari Yayasan Damandiri.

“Syarat utamanya, yang bersangkutan harus memiliki usaha nyata di rumah untuk dikembangkan melalui modal usaha dari Tabur Puja. Selain itu, kami sebagai pengurus Posdaya mengembangkan juga bentuk seleksi berupa persyaratan dokumen Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang menandakan calon peminjam sebagai warga resmi di RT maupun RW di bawah Kelurahan Jagakarsa,” jelas Yessy, lebih lanjut.

Setelah memahami semuanya, Yessy Febriane setuju dan mengambil kesempatan mendirikan Posdaya Cempaka pada Juni 2012 di Jalan Paso RT 05, RW 04, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Yessy Febriane menjadi ketuanya, dibantu beberapa rekan sesama penggiat PKK RW 04 dan Kelurahan Jagakarsa. Menyambung keputusan Yessy, LPPM Universitas Pancasila langsung melakukan pembinaan menyeluruh terhadap pengurus Posdaya Cempaka.

“Yayasan Damandiri melalui pembentukan Posdaya, terlebih dengan kehadiran Tabur Puja berhasil membentuk sebuah lingkaran besar pemberdayaan masyarakat yang berhasil memperbaiki empat aspek kehidupan di dalamnya, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan,” pungkas Yessy.

Artinya, lengkap sudah apa yang seharusnya dimiliki masyarakat RW 04 Jagakarsa, yaitu 4 aspek pemberdayaan saling berkaitan dalam Posdaya, kemudian menjadi sempurna dengan kehadiran Tabur Puja. Hingga kini, lingkaran besar Posdaya Cempaka berhasil mengayomi 170 orang anggota dengan 148 orang di antaranya aktif dalam Simpan Pinjam Tabur Puja, untuk mengangkat taraf hidup keluarganya masing-masing.

Jurnalis: Miechell Koagouw/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Miechell Koagouw

Lihat juga...