Tangkal Sampah, Balai TNGR NTB Berlakukan Sistem Deposit

JUMAT 6 JANUARI 2017

MATARAM—Masalah sampah di kawasan objek wisata masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya mampu dituntaskan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gunung Rinjani dari kejauhan nampak diselimuti kabut.
“Rendahnya kesadaran masyarakat dan wisatawan yang datang berkunjung juga menjadi salah satu kendala penanganan sampah di setiap objek wisata NTB, tidak terkecuali kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR),” kata Kepala Balai TNGR NTB, Agus Budi Santoso di Mataram, Jum’at (6/1/2017).
Karena itulah, kata Agus, untuk bisa mengurai permasalahan sampah di kawasan Rinjani, mulai 2017, Balai TNGR akan memberlakukan sistim deposit bagi setiap masyarakat atu wisatawan yang melakukan pendakian di TNGR.
Dimana setiap masyarakat yang hendak melakukan pendakian harus meninggalkan sejumlah uang sebagai jaminan agar setiap turun dari pendakian, masyarakat maupun wisatawan membawa kembali sampah dihasilkan menggulangkan plastik yang diberikan.
“Uang yang diserahkan kepada petugas di pintu masuk sendiri hanya sekedar sebagai uang jaminan, supaya masyarakat atau wisatawan membawa kembali smpahnya dan akan dikembalikan saat turun dari pendakian,” katanya.
Ditambahkan, mengenai berapa nominal uang jaminan diserahkan sendiri bervariatif, mulai dari 100 ribu hingga satu juta rupiah.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi

Lihat juga...