Mantan Ketua Laboratorium Pancasila UM Imbau Umat Islam Tetap Bersatu

SENIN, 16 JANUARI 2017

MALANG — Guru Besar Emeritus dan mantan Ketua Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang (UM) periode 2009-2013, Prof. Mohammad Noor Syam, mengimbau agar umat Islam untuk terus bersatu dan jangan sampai terpecah-belah. Ia mengingatkan, kemerdekaan RI adalah rahmat Allah, sehingga setiap masyarakat harus mensyukurinya.
Pertemuan Husni Sutikno (kiri) dan Mohammad Noor Syam (kanan). 
Hal demikian diungkapkan Guru Besar UM kelahiran 9 Maret 1937 tersebut, saat menerima kunjungan Husni Sutikno dari Yayasan Kajian Citra Bangsa (YKCB), Senin (16/1/2017). Dalam pertemuan itu, keduanya membahas banyak hal terkait kondisi bangsa Indonesia saat ini. Noor Syam juga menyampaikan berbagai pandangannya mulai dunia perpolitikan, pendidikan hingga kebijakan pemerintah.
Menurut Noor Syam, penjajahan yang dilakukan Belanda di Indonesia selama 3,5 abad itu hanya merupakan ujian terhadap bangsa ini, sebelum Allah memberikan rahmatnya berupa kemerdekaan bagi bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945. “Jika rakyat Indonesia sudah pernah merasakan kesengsaraan dijajah oleh negara lain, maka ketika mereka kini sudah merdeka tetunya rakyat Indonesia tidak akan mau lagi dijajah bangsa lain,” tegasnya.
Karena itu, Noor Syam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mau selalu mendoakan pahlawan yang telah gugur, agar ibadah dan perjuangan mereka diterima oleh Allah. “Marilah kita selalu mendoakan para pahlawan dan juga pemimpin yang pernah berjasa pada bangsa ini, sehingga negara Indonesia bisa mendapatkan rahmat Allah berupa kemerdekaan,” pungkasnya. 

Jurnalis : Agus Nurchaliq / Editor : Koko Triarko / Foto : Agus Nurchaliq

Lihat juga...