Kisah Sodiq, Jatuh Bangun Penjual Bakso UFO

JUMAT, 13 JANUARI 2017

TANGERANG — Pak Sodiq, sapaan hangatnya. Pria berusia 50 tahun ini memiliki 4 orang anak. Mengawali karirnya sebagai seorang pekerja bangunan sebab ia mempunyai  niat untuk buka usaha tetapi tidak pernah terlaksana. Suatu hari Pak Sodiq mendapatkan ujian yang cukup besar. Ia menderita sakit pada bagian kaki.

Pak Sodiq dan istrinya.

Dalam waktu hampir 6 bulan ia tidak mampu untuk bekerja lagi. Ia hidup dari pemberian orang lain. Tidak ingin hidupnya terus-menerus bergantung pada orang lain, ia mengajak istrinya membulatkan niat  membuka usaha mi ayam yang berlokasi di Jalan Raya Japos, Ceger, Tangerang Selatan. Dengan modal usaha Rp 75.000 dan gerobak yang ia pinjam dari temannya pada 2002 silam.

Usaha mi ayam tersebut mendapat respon yang cukup besar dari para konsumennya. Mulai dari modal 2 kilo, naik menjadi 3 kilo, bahkan meningkat sampai 7 kilo mi ayam habis dalam setiap hari. Namun, kondisi tersebut tidak berjalan lama. Hanya sampai sekitar setengah tahun. Setelah itu, penjualan mengalami penurunan yang sangat signifikan. Bahkan setengah kilo mi ayam dalam sehari saja tidak habis terjual. Melihat kondisi seperti ini, Pak Sodiq mengoreksi diri kenapa semua ini bisa terjadi. Sampai akhirnya ia mempunyai ide untuk menambah satu menu pada usahanya, yaitu bakso.

Bakso UFO Pak Sodiq yang unik. Mangkoknya adalah bakso itu sendiri yang berbentuk seperti UFO.

Keberuntungan mulai menghampirinya. Ide baksonya membuahkan hasil menggembirakan. Bakso buatannya disukai banyak konsumen. Bahkan lebih banyak peminat bakso dibandingkan dengan mi ayam. Semenjak itu penjualan Pak Sodiq  kembali stabil. Sampai ia mampu membuka cabang yang berlokasi di daerah Inpres, Ciledug, Tangerang. Tak lama Pak Sodiq menikmati kesuksesan usahanya, Tuhan kembali memberikan ujian kepadanya. Tempat usahanya yang berada di Jalan Raya Japos, Ceger, Tangerang Selatan, ingin dijual oleh pemiliknya. Kondisi tempat usaha Pak Sodiq saat itu masih sistem sewa.

Ragam peristiwa memberinya pelajaran hingga ia berkenalan dengan pinjaman uang ke bank. Nasib baik pun berpihak padanya. Ia bertemu dengan salah seorang petugas bank yang memiliki hati mulia yang membantunya mendapatkan pinjaman sesuai dengan harapannya. Kabar baik lainnya pun datang, tempat usaha yang awalnya akan dijual ternyata tidak jadi dijual oleh pemiliknya.

Delapan tahun berlalu, Pak Sodiq mengalami jatuh bangun pada usahanya. Pada 2010 hingga 2016 usaha bakso Pak Sodiq tetap eksis dan di pertengahan 2016 Pak Sodiq kembali berinovasi dengan usaha baksonya. Yaitu dengan membuat variasi pada baksonya yang disebut dengan bakso UFO. Ide tersebut sebenarnya berasal dari salah seorang teman anaknya yang pada saat itu sedang melakukan penelitian pada warung baksonya. Ide bakso UFO itu pun menjadi satu keunikan dan ciri khas pada usaha bakso Pak Sodiq. Kelebihannya dari bentuknya cukup unik, bisa dijadikan sebagai mangkok dan ukurannya cukup besar.

Warung bakso UFO Pak Sodiq.

“Ketika kita memiliki niat dan keyakinan yang kuat untuk menjalani suatu usaha, kita harus terus berusaha, sabar, dan berdoa kepada Tuhan bahwa apa yang kita lakukan semata-mata hanya untuk mencari ridho dari Yang Maha Kuasa. Bukan hanya memikirkan keuntungan saja, harus banyak bersabar saat ujian datang, harus tetap bangkit ketika sedang jatuh. Yang paling penting juga sebagai seorang pengusaha kita harus tetap fokus dengan apa yang kita jalani, kreatif dan inovatif agar mampu bersaing dengan kompetitor,” pesan Pak Sodiq mengakhiri pengalaman hidupnya.

Jurnalis: Lya Septiarini / Editor: Satmoko / Foto: Lya Septiarini

Lihat juga...