JUMAT, 27 JANUARI 2017
LAMPUNG — Perayaan malam pergantian tahun bagi warga keturunan Tionghoa di Kota Kalianda mulai terasa di Vihara Dharma Sasana yang terletak di Jalan Pratu M. Yusuf 98 Kalianda. Vihara tersebut terlihat semarak dengan dinyalakannya ratusan lampion berukuran kecil dan beberapa lampion berukuran besar. Dominasi warna merah terlihat di beberapa ruang vihara yang merupakan tempat ibadah umat Budha di ibu kota Lampung Selatan tersebut.
![]() |
| Warga ramai mengunjungi vihara. |
Menurut salah satu pengurus Vihara Dharma Sasana, Alex dan Emi, persiapan di Vihara Dharma Sasana telah dilakukan sepekan lalu dan persiapan lebih matang dilakukan pada hari terakhir jelang detik-detik pergantian tahun 2567 menuju 2568 menurut penanggalan China atau malam pergantian Imlek.
“Dekorasi dilakukan mulai dari halaman depan hingga bagian dalam dengan dominasi warna merah pada beberapa ornamen,” terang Alex, salah satu pengurus vihara saat dikonfirmasi Cendana News di Vihara Dharma Sasana Kalianda, Jumat malam (27/1/2017).
Persiapan tersebut, ungkap Alex, juga dibantu oleh muda-mudi di Vihara Dharma Sasana yang mempersiapkan segala prasarana untuk persembahyangan di antaranya lilin-lilin kecil dan lilin-lilin berukuran besar mulai dari ukuran 10 kati, 50 kati hingga 100 kati. Selain itu, persiapan hio di altar utama dan altar untuk dewa-dewa tak ketinggalan. Persiapan juga dilakukan untuk menyambut puluhan keluarga yang diperkirakan mencapai 30 kepala keluarga yang bersembahyang di Vihara Dharma Sasana tersebut.
![]() |
| Persiapan persembahyangan jelang pergantian tahun. |
Kepala Vihara Dharma Sasana Kalianda, Gunawan Salim yang juga dipanggil Romo Gunawan, mengungkapkan, berdasarkan jumlah lilin yang ada di tempat tersebut, dipersiapkan oleh keluarga-keluarga yang ada di Pasar Lama Kalianda berjumlah sekitar 150 lilin. Menyimbolkan jumlah keluarga yang berniat berdoa di vihara tersebut.
“Sebagian umat Budha yang ada di Kalianda bisa hadir, namun sebagian tidak bisa datang karena berada di Jakarta atau Palembang. Tapi tetap menyalakan lilin di sini diwakili keluarga,” terang Gunawan Salim.
Sebagai persiapan untuk perayaan malam pergantian tahun lunar (Imlek) tersebut dan juga untuk menjaga situasi di jalur masuk ke Vihara Dharma Sasana Kalianda, personil Kepolisian dari Polsek Kalianda dan Polres Lampung Selatan dikerahkan menjaga situasi dan mengatur lalu lintas.
![]() |
| Warga beramah tamah antara satu keluarga dengan yang lain. |
Penjagaan dilakukan sebab dalam perayaan pergantian dari Shio Monyet ke Shio Ayam Api juga akan dilakukan persembahyangan doa pergantian tahun. Pada perayaan Imlek tahun ini, diakui Gunawan Salim, dirayakan dengan sangat sederhana, setelah berdoa bersama dan penyalaan lilin yang akan dipimpin oleh Gunawan Salim.
Pantauan Cendana News meski perayaan belum dilakukan, sebagian umat Budha di Kalianda sudah mulai berdatangan dan bahkan berada di sekitar vihara bersama anggota keluarga. Sebagian sengaja datang lebih awal dengan tujuan untuk bertemu dengan sebagian umat Budha yang lain untuk menyambut pergantian tahun Imlek.
![]() |
| Kepala Vihara Dharma Sasana Kalianda, Gunawan Salim. |
Setelah merayakan pergantian malam tahun baru, pada esok hari atau saat shio berganti, seluruh warga keturunan Tionghoa Kalianda akan melakukan kegiatan berkumpul bersama keluarga dan saling mengunjungi.
Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi


