RABU 25 JANUARI 2017
MAKASSAR—Hari gizi nasional setiap 25 Januari seharusnya mengingatkan setiap orang pentingnya pemenuhan gizi pada tubuh kita. Gizi sangat diperlukan oleh tubuh kita dalam proses daur hidup agar tubuh kita menjadi sehat. Terutama juga pemenuhan gizi pada anak bermanfaat untuk tingkat kecerdasan pada anak. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Makssar, drg Ita Anwar.
![]() |
| Sebuah kegiataan pemeriksaan dan konseling kepada ibu yang menyusui di Makassar. |
“Untuk memperingati hari gizi nasional ada beberapa kegiatan yang dilakukan dinas kesehatan seperti memberikan surat edaran ke puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Makassar yang di dalamnya terdapat point-point tertentu yang harus dilakukan puskesmas di Makassar,” ujar drg Ita Anwar kepada Cendana News.
Pihak Dinkes Kota Makassar melaksanakan konvoi tentang pentingnya air susu ibu ,dan juga membuat spanduk tentang pentingnya sayur dan buah. Kegiatan ini dilakukan serentak pada 25 Januari 2017. Kegiatan juga dilakukan di posyandu.
Tambahnya untuk mengetahui keadaan gizi masyarakat pihak Dinkes Kota Makssar turun ke lapangan, khususnya keadaan gizi balita dan ibu hamil. “Kami melakukan pemantuan, sosialisasi, konseling ke rumah-rumah, untuk saat ini pemantuan lebih mengenai ke rumah-rumah sampai saat ini pematuan menyeluruh terhadap kepala keluarga di Kota Makassar dan semua data menyatakan warga sehat,” kata Ita.
Dinas kesehatan sendiri menjalankan program-program ke sekolah sekolah seperti menjaring anak-anak baru di beberapa sekolah tertentu seperti kelas 1,7, 10, melakukan pemantuan kesekolah-sekolah, UKM, dan di tahun ini dinas kesehatan mengadakan raport. “Kami juga melakukan pemantuan per enam bulan sekali.” seperti mencatat tinggi badan dan berat badan siswa-siswa sekolah,” ungkapnya.
Saat ini Dinkes Kota Makassar gencar melakukan kesiapan pembangunan kesehatan berbasis pendekatan keluarga . Di antaranya meningkat kualitas puskesmas. Beberapa waktu yang lalu Dinkes Kota Makassar melalui penghargaan sertifikasi terhadap 10 Puskesmas yang dinyatakan lulus akreditasi oleh Komisi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kemenkes RI 2015/2016.
Jurnalis: Nurul Rahmatun Ummah/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Nurul Rahmatun Ummah