SENIN, 5 DESEMBER 2016
LAMPUNG—Sebuah truk bermuatan belasan ton tepung sagu untuk bahan baku pembuatan kue asal wilayah Bandarlampung mengalami rem blong di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Truk jenis fuso dengan nomor polisi BE 9833 BL tersebut menurut salah warga di pintu masuk dan keluar Pelabuhan Bakauheni mengalami kecelakaan diduga diakibatkan sang sopir yang tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Akibat mengalami rem blong muatan kendaraan berhamburan keluar dan badan kendaraan ringsek di bagian depan akibat menabrak konstruksi tiang fly over Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
![]() |
| Truk yang ambruk memuntahkan sagu di jalanan. |
Menurut keterangan salah satu warga yang melihat peristiwa tersebut, John, yang menjadi pengemudi travel jurusan Bakauheni Rajabasa, dirinya sedang memarkirkan kendaraannya tak jauh dari lokasi melihat kendaraan melaju kencang dari arah atas menuju turunan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Kendaraan sempat oleng ke kanan dan menabrak tiang bangunan pembangunan fly over yang sedang dikerjakan dan membuat ratusan karung sagu berhamburan keluar setelah bak truk tersebut terguling.
“Kejadiannya sangat cepat karena meski di depan ada jalur penyelamat untuk kendaraan yang mengalami rem blong namun kendaraan justru mengarah ke kanan sehingga menabrak tiang konstruksi fly over untuk jalan tol di depan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” terang John salah satu sopir travel yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian kecelakaan, Senin (5/12/2016).
Sementara itu, akibat kecelakaan yang mengakibatkan kendaraan truk bermuatan tepung sagu tersebut ringsek, sang sopir bernama Komeng (40) dan sang kernet Maskuro (39) langsung dilarikan ke Puskesmas Bakauheni akibat mengalami luka ringan pada sejumlah bagian tubuh. Meski mengalami luka ringan dan harus dirawat di Puskesmas Bakauheni, kedua awak kendaraan tersebut tidak bisa dikonfirmasi karena dalam kondisi trauma paska kecelakaan tersebut.
Petugas polisi lalu lintas yang bertugas di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni segera mengamankan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) insiden truk yang mengalami rem blong. Petugas juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara insiden yang mengakibatkan truk ringsek dan melakukan pengamanan arus kendaraan di lokasi akibat tempat insiden terjadi tepat di depan pintu masuk dan pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.
Pengurus truk (Petruk) yang mengurus jasa penyeberangan langsung melakukan evakuasi ratusan karung tepung sagu yang berhamburan dan dipindah ke kendaraan lain yang akan membawa tepung sagu itu menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak. Meski bak truk mengalami ringsek namun ratusan karung yang tertumpah keluar sebagian dapat diselamatkan dan dikumpulkan oleh pengurus truk.
Sejumlah kecelakaan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni akibat rem blong telah diantisipasi oleh pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni dengan memperbaiki jalur penyelamat atau dikenal dengan jalur rem blong dengan panjang 25 meter dengan lebar 10 meter yang dibangun persis di depan kantor kepolisian sektor kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni. Jalur rem blong tersebut bahkan baru direhab oleh pihak ASDP pada bulan Maret tahun ini meski sejumlah kecelakaan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni tidak memanfaatkan jalur penyelamat tersebut.
Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi