Natal di Jawa Barat Dijamin Aman

SABTU, 24 DESEMBER 2016

BANDUNG — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Inspektur Jendral Polisi Anton Charliyan, menjamin perayaan Natal 2016 di Jabar berjalan kondusif. Pihaknya siap menindak tegas setiap pihak yang mengganggu perayaan hari raya umat Nasrani ini. Ditegaskan, setiap warga Indonesia berhak memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai ajaran dan kepercayaannya masing-masing.
Suasana di Gereja Katedral Santo Petrus, Jalan Merdeka, Kota Bandung.
“Bagi masyarakat yang ingin merayakan Natal, silahkan merayakan dengan tenang dan aman. Kami menjamin keamanan dalam beribadah,” ujar Anton.
Anton juga mengimbau kepada masyarakat dan umat Kristiani untuk beribadah di tempat ibadah yang seharusnya. Artinya, jangan sampai beribadah di tempat yang tidak berizin. “Saya imbau beribadah di tempat ibadah, jangan di tempat yang tidak berizin. Ini juga akan mengundang masalah, maka beribadahlah di tempat ibadah. Insya Allah aman,” katanya. 
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Bandung, Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo, menyampaikan, pihaknya sudah melakukan sterilisasi di sejumlah gereja. Dikatakan, ada sebanyak 500 personel yang disiagakan untuk menjaga 156 gereja di Kota Kembang. Dari 156 itu, sebanyak 13 gereja diprioritaskan, lantaran berada di pinggir jalan dan memiliki sekitar 1.000 jemaah.
“Rata-rata per gereja minimal ada tiga anggota. Sementara di gereja yang menjadi prioritas, itu ada minimal lima anggota,” kata Hendro.

Jurnalis : Rianto Nudiansyah / Editor : Koko Triarko / Foto : Rianto Nudiansyah

Lihat juga...