Musim Hujan, tak Ada Peningkatan Kasus DBD di Kota Bandung

JUMAT 9 DESEMBER 2016

BANDUNG— Musim penghujan menerjang Kota Bandung sejak Oktober 2016 silam. Bahkan beberapa titik di Kota Bandung tak jarang sering terjadi genangan air bahkan banjir seperti di kawasan Pasteur dan Pagarsih. Namun musim penghujan yang kini terjadi tidak mengakibatkan peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, pihak terus memantau dan melakukan pendataan setiap minggu terutama di kawasan yang sering terjadi banjir. Hal itu dilakukan, sebagai upaya untuk mengantisipasi jika terjadi wabah DBD berskala besar.
“Kalau DBD itu termasuk penyakit yang kita pantau setiap minggu ya karena ada sepanjang tahun agar diketahui bila ada hal-hal yang memerlukan tindakan berpotensi wabah,” kata Ahyani saat ditemui di kantornya, Jalan Supratman, Kota Bandung, Jumat (9/12/2016).
Ahyani mengatakan, musim penghujan yang terjadi di Kota Bandung justru kemungkinan munculnya wabah DBD cukup kecil. Sebab saat terjadi hujan, bintik-bintik atau sarang nyamuk terbawa hanyut derasnya air.
Hal itu justru berbanding terbalik jika terjadi hujan yang berselang dua hari sekali. Pasalnya, bintik-bintik nyamuk mempunyai waktu untuk menjamur setelah turun hujan terjadi cuaca panas atau berawan.
“Yang bahaya itu justru kalau hari ini hujan besok enggak, jadi ada genangan genangan air bersih di talang atau ditempat lain,” katanya.
Bahkan Ahyani mengatakan, jumlah kasus DBD sejak Januari 2016 hingga kini tidak mengalami perubahan dibandingkan periode yang sama pada 2015 lalu. Sebanyak lebih dari tiga ratus kasus DBD saat ini sudah terjadi di Kota Bandung sejak Januari silam.
“Masih sama seperti periode tahun kemarin, sekitar tiga ratusan sampai akhir November kemarin. Meski sekarang lagi musim hujan,” lanjutnya.
Akan tetapi Ahyani menegaskan, sejak awal 2016 kasus DBD meningkat pada periode tengah tahun yakni di bulan Mei dan Juni. Sementara sejak hujan lebat terjadi di Kota Bandung pada Oktober silam, justru tidak terjadi peningkatan kasus DBD.
“Periode pertengahan tahun itu (Mei dan Juni) justru terjadi peningkatan kasus dibandingkan sekarang. Tapi tetap, kita harus mewaspadai agar tidak terjadi wabah,” tutupnya.
Jurnalis: Rianto Nudiansyah/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Rianto Nudiansyah
Lihat juga...