SABTU, 03 DESEMBER 2016
JAKARTA — Kegiatan dzikir dan doa bersama yang diadakan dalam rangka “Aksi Bela Islam Jilid III” yang diikuti jutaan massa dan berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jumat (2/12/2016) berlangsung tertib dan aman.
![]() |
| Kendaraan Polisi disiagakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat |
Pantauan Cendana News langsung Sabtu sore (3/12/2016) dari sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat, meski aksi “Super Damai” sudah usai, namun beberapa kendaraan berat milik aparat kepolisian seperti mobil Water Canon dan Panzer masih tampak terlihat disiagakan di sekitar kawasan Monas dan Jalan Medan Medan Merdeka Barat.
Sementara itu, warga Ibukota Jakarta yang kebetulan sedang melintas di sekitar kawasan Monas dan sekitarnya tampak terlihat memanfaatkan momen langka tersebut untuk berfoto bersama-sama dengan latar belakang kendaraan anti huru-hara seperti Water Canon dan Panzer. Meski diperbolehkan mengabadikan foto, namun aparat kepolisian melarang warga yang akan naik kendaraan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, beberapa kendaraan milik anggota kepolisian lainnya, mulai truk hingga bus masih tampak terlihat sedang terparkir dengan rapi di sekitar Lapangan Monas. Informasi yang berhasil dihimpun Cendana News, beberapa kendaraan milik Polri tersebut memang sengaja disiagakan untuk berjaga-jaga, salah satunya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
![]() |
| Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dwiyono |
“Hanya sebagian kecil saja kendaraan milik Polri yang masih diparkir di sekitar Lapangan Monas dan sekitarnya, sifat hanya berjaga-jaga saja untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satu alasannya karena kawasan Monas selama ini dikenal sebagai kawasan Ring satu dengan pengamanan maksimum, karena lokasinya berdekatan dengan Istana Negara, tempat dimana Kepala Negara atau Presiden berkantor setiap harinya,” kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Dwiyono, Sabtu sore (3/12/2016).
Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Eko Sulestyono
