Sabtu, 10 Desember 2016
MAUMERE – Pemerintah Kabupaten Sikka mendapatkan jatah 10 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 40 warga untuk diberangkatkan menjadi transmigran ke Desa Angsana, Kabupaten Tanah Bambu, Provinsi Kalimantan Selatan. Wakil Bupati Sikka, Paolus Nong Susar pun berpesan, agar para transmigran bisa menjaga hubungan persaudaraan yang baik dengan warga desa di lokasi transmigrasi nanti.
![]() |
| Para keluarga peserta transmigrasi asal Kabupaten Sikka yang diberangkatkan ke Kabupaten Tanah Bambu, Kalimantan Selatan. |
“Saya harap para trasnmigran bisa memanfaatkan sumber daya yang ada di lokasi transmigrasi dengan baik. Anak-anak supaya disekolahkan dan jaga hubungan persaudraan dengan baik antar warga di Angsana, Kalimantan Selatan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Transmigrasi Propinsi NTT, Bruno Kupok, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bidang Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi, Paulus Kedang, menjelaskan, pelaksanaan transmigrasi ini mempunyai 3 sasaran. Pertama, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat. Kedua, untuk membangun kemandirian, dan ketiga, mewujudkan integrasi di antara transmigran dan penduduk setempat.
“Jaga kerukunan dan keharmonisan dengan warga setempat dan hargai adat budaya masyarakat sekitar daerah transmigrasi dengan tidak melupakan adat budaya kita sebagai orang Maumere, NTT,” pinta Bruno.
![]() |
| Wakil Bupati Sikka, Paolus Nong Susar, menyerahkan bantuan kepada peserta trasnmigrasi. |
Peserta transmigrasi berangkat Jumat (9/12/2016) malam, kemarin, menggunakan Kapal Pelni KM Umsini dari Maumere menuju Batu Licin, Kalimantan, dan akan tiba di lokasi transmigrasi pada 14 Desember 2016, nanti. Sementara itu, di akhir acara dilakukan penyerahan bantuan perbekalan dari Wakil Bupati Sikka kepada perwakilan transmigran, Alimin dan Mariati. Para peserta transmigran terlihat terharu dan ada yang menteskan air mata.
Alimin mengaku terharu dan berat meninggalkan kampung halaman untuk hidup dan menetap di negeri orang. Namun, ia bertekad ingin mengubah nasib dengan bekerja keras agar bisa sukses seperti teman-teman transmigran lainnya asal Sikka sebelumnya.
Hadir Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Delly Pasande, Jajaran Dinas Sosial, Tenaka Kerja dan Transmigrasi (Sosnakentrans) Propinsi, serta 10 Kepala Keluarga transmigran.
Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Koko Triarko / Foto : Ebed De Rosary
