SURABAYA— Museum bersejarah Kapal Selam Pasopati 410 berada di tepi Sungai Mas, di Jalan Pemuda Nomor 39. Museum ini kerap kali menjadi pilihan berwisata keluarga di akhir pekan. Dalam sejarahnya, Kapal Selam buatan Rusia tersebut berdinas sejak 15 Desember 1962.
Kapal Selam Pasopati 410.
Museum Kapal Selam Indonesia diresmikan oleh Kepala Staff TNI Angkatan Laut, Arief Kurhariadi, pada 27 Juni 1998 silam. Setiap pengunjung bebas berkeliling di lokasi wisata ini, termasuk memasuki dek kapal selam yang telah dibuat sejak tahun 1952 tersebut.
Kapal Selam Pasopati 410 merupakan buatan Negara Rusia, yang termasuk ke dalam jenis SS Tipe Whiskey Class, dan mulai berdinas di TNI AL sejak 15 Desember 1962.
Spesifikasi kapal selam jenis ini terdiri dari panjang keseluruhan 76 meter, lebar maksimum kapal 6,3 meter dengan panjang badan tekan 58 meter. Lebar badan tekan minimal 4,4 meter dan maksimal 4,7 meter.
Kapal selam Pasopati memiliki tinggi titik tengah dari lunas garis air 4,45 meter, dan tinggi haluan dari lunas garis air 4,25 meter. Tinggi buritan 4,76 meter dengan tinggi dome asdik 0,5 meter. Tinggi anjungan 5,5 meter.
Kecepatan kapal jenis ini maksimal 18,3 knot di atas permukaan laut, dan hanya 13,5 knot bila ada di dalam permukaan laut. Kapal ini memiliki tenaga penggerak menggunakan diesel 2 x 2000 PK, dilengkapi persenjataan torpedo steem gas jenis SG 53 berjumlah 4 buah petor di depan kapal, dan 2 buah petor di belakang kapal.
Untuk dapat memasuki wisata ini, pengunjung hanya akan dikenakan tiket masuk seharga Rp. 10.000 dan uang parkir Rp.3000. Wisata ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB-22.00 WIB.