SABTU, 03 DESEMBER 2016
MATARAM — Mendukung peningkatan swasembada pangan nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), belasan bendungan besar dengan kedalaman 12 sampai 15 meter akan dibangun di sejumlah titik.
![]() |
| Peta Skema pembangunan sistem jaringan sumber daya air di NTB |
“Ada 16 bendungan, dengan kapasitas penampungan debit air besar dibangun di NTB, untuk menunjang kebutuhan irigasi pertanian. Beberapa di antaranya telah rampung dibangun dan telah mulai dimanfaatkan petani,” kata Kepala Balai Pemanfaatan Sumber Daya Air, Masnun Hasbullan di acara peringatan hari Bhakti Dinas Pekerjaan Umum di Mataram, Sabtu (3/12/2016).
Enam belas bendungan besar tersebut tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, dimana sebagian besar dibangun di Pulau Sumbawa, karena luas wilayah lebih besar dari Pulau Lombok.
Ia menjelaskan lokasi pembangunan sendiri lebih banyak difokuskan di wilayah yang selama ini sering menjadi langganan kering, yaitu di wilayah bagian selatan.
“Beberapa bendungan yang telah beroprasi dan difungsikan untuk irigasi pertanian, antara lain, bendungan Rababaka, Bintang Banum, Pulau Sumbawa, Dam Pandandure, Kabupaten Lombok Timur dan Dam Mujur, Kabupaten Lombok Tengah,”sebutnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, selain membangun 16 bendungan besar tersebut, sejumlah bendungan besar yang ada, seperti Bendungan Batujai dan Bendungan Pengge, Lombok Tengah akan dilakukan pengerukan sedimentasi, supaya dalam kembali.
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi