Sering Jadi Tempat Persinggahan Wisatawan, Pengelolaan Kawasan Puncak Hutan Pusuk Lestari Perlu Dimaksimalkan

SABTU, 22 OKTOBER 2016

LOMBOK UTARA — Kawasan puncak hutan Pusuk Lestari, Kabupaten Lombok Utara, kerap menjadi tempat persinggahan, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara yang baru pulang maupunhendak berlibur ke tiga gili Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Kawasan puncak hutan Pusuk Lestari Lombok Utaran juga kerap dijadikan persinggahan wisatawan yang hendak melakukan pendakian ke kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).
Susana alam pegunungan yang masih alami dan hijau menjadi alasan sebagian wisatawan melakukan persinggahan di kawasan puncak hutan Pusuk Lestari, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Rinjani maupun tiga Gili.
Dari puncak hutan, wisatawan juga bisa menikmati dan melihat secara langsung keindahan dan pesonal pantai dan alam pertanian masyarakat Lombok Utara, termasuk pesona Rinjani dan tiga Gili.
Selain itu yang membuat sebagian wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara lama – lama singgah di kawasan puncak hutan pusuk Lestari adalah, di samping bisa menikmati alam pegunungan dengan pepohonan rindang.
.
Wisatawan juga banyak menghabiskan waktu dengan banyak bermain dan memberikan puluhan ekor monyet yang ada di sepanjang jalan makanan dan buah – buahan yang memang sengaja dibeli untuk diberikan kepada monyet yang ada.
Meski sering menjadi tempat persinggahan wisatawan, tapi kawasan puncak hutan pusuk Lestari Lombok Utara tidak mampu dilihat sebagai potensi wisata baru oleh Pemkab KLU untuk diklola secara maksimal dan bisa memberikan kemanfaatan secara ekonomi bagi masyarakat.


Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Henk Widi

Lihat juga...