Mereka selalu bisa menyusupkan ideologi Partai Komunis Indonesia (PKI) ini dengan cara sangat halus melalui media massa, kesenian sastra, kethoprak, tonil, teater, buku-buku umum maupun pelajaran, sosial media, hingga film. Inilah yang membuat para pemeluk Pancasila sangat antipati dan jengah dengan PKI. Tapi, pada era sekarang ini, pada era muda-mudi yang sudah mencampakkan kertas dan lebih memilih dunia digital android (generasi Z), denyut palu arit akan lebih banyak berjangkit dalam berbagai pita seluloid.
