![]() |
| Ingrid Istami (Ami), inspirator muda lokal desa Ungga Lombok tengah sebagai salah satu pengelola Rumah dagang dan fashion berbasis wastra tenun lombok bernama NAMIA |
Sudah mengemuka bahwa daerah penghasil kain tenun cukup besar di NTB adalah dari desa Sukarare Lombok tengah. Namun ternyata masih ada sebuah desa lagi di lombok tengah yaitu desa Ungga dengan hasil produksi kain tenun yang bisa diperhitungkan baik kualitas maupun kuantitasnya untuk masuk ke pasaran wastra nusantara.
![]() |
| Motif klasik wastra tenun lombok yaitu Keker dengan permainan warna pastel produksi asli pengrajin tenun desa Ungga lombok tengah NTB |
Peran NAMIA sebagai sebuah wadah lokal penghimpun para pengrajin tenun desa Ungga terbilang cukup mempengaruhi produktivitas sekaligus permainan warna hasil-hasil tenun desa tersebut. Banyak perkembangan teknis dari eksplorasi motif sampai permainan warna yang dialami para pengrajin lokal desa Ungga sebagai hasil dari proses pembinaan berkesinambungan NAMIA kepada para pengrajin dengan tujuan merangsang imajinasi kreatif mereka.
![]() |
| Motif klasik Rangrang dengan 3 warna dasar (bawah) dan Motif klasik Rangrang dengan permainan warna pastel yang memikat |
Semua solusi tersebut diatas sudah mereka jalani dan sejauh ini berjalan dengan baik. Sehingga eksistensi Wastra Tenun Lombok khususnya dari sentra tenun desa Ungga lombok tengah bisa terus terjaga hingga kini.

