JUMAT, 8 JULI 2016
YOGYAKARTA — Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, beberapa obyek wisata di DI Yogyakarta mengalami peningkatan jumlah pengunjung di musim libur lebaran. Di hari kedua pasca lebaran ini, Jumat (8/7/2016), salah satu obyek wisata di DI Yogyakarta, Candi Prambanan, bahkan mengalami kenaikan jumlah pengunjung hingga 30.000 orang lebih.
![]() |
| Wisatawan Candi Prambanan |
Peningkatan jumlah wisatawan Candi Prambanan, terjadi sejak H-3 Lebaran, kemarin. Kenaikan mencapai 5 Persen dan terus meningkat hingga hari ini sebanyak 25 Persen. Hari ini, pengelola Taman Wisata Candi Prambanan bahkan memastikan akan ada sebanyak 30.000 lebih pengunjung, dan jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat jika dibanding hari libur biasa yang hanya mencapai 6-7.000 pengunjung.
Kepala Unit Bagian Administrasi Dan Keuangan Taman Wisata Candi Prambanan, Wiharjanto, saat ditemui di lokasi candi mengatakan, hari ini hingga Sabtu dan Minggu merupakan puncak kunjungan wisatawan di hari libur lebaran tahun ini. Pihaknya menargetkan jumlah pengunjung hari ini bisa mencapai 35-45.000 pengunjung. Target tersebut optimis dicapai, karena pihak pengelola telah melakukan berbagai upaya guna menarik sebanyak mungkin wisatawan Candi Prambanan. Selain itu, jumlah wisatawan di musim libur lebaran hingga hari ini juga telah menunjukkan peningkatan sebesar 20 Persen, jika dibanding musim libur lebaran tahun lalu.
![]() |
| Wiharjanto |
Wiharjanto mengatakan, pada musim libur lebaran ini pihaknya juga menggelar pameran purbakala dan Kampung Dolanan (mainan -red) Anak tempo dulu di kawasan pintu masuk menuju komplek candi. Kampung Dolanan memamerkan berbagai mainan anak tempo dulu seperti dakon, egrang, dan sejumlah mainan lain yang terbuat dari kayu dan bambu.
“Dolanan anak ini sengaja kita hadirkan karena sudah langka dan hampir dilupakan dan diharapkan menambah nuansa tradisional di komplek candi”, jelasnya.
Sementara itu, guna mengantisipasi gangguan keamanan, Wiharjanto mengatakan jika pihak pengelola telah bekerjasama dengan Muspika Prambanan, Sleman, dan Klaten, Jawa Tengah. Juga turut dilibatkan petugas keamanan dari POLRI dan TNI.
“Sebelum masuk ke kawasan candi, pengunjung sudah disterilkan dengan pemeriksaan manual dan pintu masuk pendeteksi logam atau self door. Pengamanan tentu juga ditingkatkan seiring meningkatnya jumlah wisatawan”, pungkasnya. (koko)
