SABTU, 2 JULI 2016
MAUMERE — Jalan negara Trans Flores jalur Larantuka-Maumere kembali mengalami kerusakan pasca sebulan ditambal. Perbaikan jalan negara yang dilakukan guna menyukseskan event balap sepeda internasional Tour de Flores (TdF) bulan Mei 2016 kemarin terkesan tambal sulam.
Demikian disampaikan John Frnasikus seoarang warga Flores Timur yang ditemui Cendana News di pelabuhan Laurens Say Maumere, Sabtu (2/7/2016).
Dikatakan John, saat hujan lebat akhir Juni, lubang jalan yang ditambal sebelumnya kembali ke keadaan semula.
“Pengerjaannya hanya tambal sulam saja, apalagi ada yang dikerjakan sehari jelang pembukaan Tour de Flores 17 Mei 2016 sehingga pengerjaannya asal-asalan,” ungkapnya.
John yang mengaku selalu melintasi jalan ini mengantar penumpang ke bandara Frans Seda Maumere dan ke pelabuhan Laurens Say meminta agar jalan negara yang berlubang tersebut kembali diperbaiki agar tidak membahayakan penegmudi khususnya pengendara sepeda motor.
“Harusnya jalan negara kualitasnya lebih baik apalagi jalur jalan ini setiap saat dilintasi kendaraan roda empat dan juga kontainer dengan beban berat. Bila hanya tambal sulam saja, sebulan kemudian pasti rusak apalagi saat ini sudah sering hujan,” tuturnya.
Yiosef Wara pengemudi lainnya yang ditemui di tempat yang sama juga mengakui hal ini. Dikatakan Yosef, jika dibandingkan dengan jalan negara trans Maumere-Ende, jalan negara trans Larantuka-Maumere masih lebih baik.

Namun harap Yosef pemerintah pusat dalam hal ini Bina Marga yang mengurusi jalan negara hendaknya memperhatikan kwalitas jalan negara.Pengerjaan perbaikan himbau Yosef harusnya dilakukan kontraktor yang berpengalaman.
[Ebed De Rosary]