Tiket Ludes, Pengguna Jasa KM. Siguntang Mengaku Heran

JUMAT, 1 JULI 2016

MAUMERE — Ludesnya tiket kapal Pelni KM Siguntang di pelabuhan Lauren Say Maumere untuk keberangkatan tanggal 2 Juli 2016 tujuan Maumere – Maksar – Pare-Pare – Tarakan – Nunukan menyebabkan ratusan penumpang mengaku kaget dan heran. Para penumpang mencurigai adanya ketidakberesan dan kemungkinan adanya oknum pegawai yang mengeruk keuntungan dan bekerjasama dengan calo. Pasalnya, baru dibuka sekitar pukul 08.00 wita tiket sudah habis.
“Kami curiga jangan sampai ada oknum karyawan Pelni yang bermain dengan calo. Waktu tahun baru dan libur sekolah tahun ini saja tiket kami tetap dapat tapi sekarang sudah habis,” ujar Stefanus Randi saat ditemui Cendana News, Jumat (1/7/2016).
Dikatakan Stef, dirinya hendak membeli tiket untuk saudaranya yang hendak kembali Tarakan. Dirinya mengaku pasrah dan meminta saudaranya menunggu kapal yang sama dua minggu lagi atau menumpang KM. Lambelu tanggal 14 Juli 2016.
“Kami disuruh membeli tiket di Lewoleba katanya tiket dari Lewoleba tujuan ke Tarakan masih tersedia,” ungkapnya kesal.
Kepala kantor Pelni cabang Maumere, Tri Winarno yang coba ditemui Cendana News, tidak berada di kantornya. Seorang pegawai perempuan mengatakan, atasanya mungkin sedang mengikuti rapat di kantor Syahbandar atau Pelindo.
Cendana News yang menghubungi GM.Pelindo dan ke kantor Syahbandar mendapat jawaban tidak ada rapat di kantor tersebut. Pegawai tersebut pun mengaku tidak tahu kapan kepala kantor masuk kantor. 
Pantauan Cendana News,calon penumpang terlihat berebut membli tiket di depan loket Pelni cabang Maumere di jalan Don Juan. Banyak penumpang yang tidak mendapat tiket terlihat meninggalkan loket seraya menggerutu.
Kondisi pelabuhan Laurens Say masih terlihat sepi. Hanya ada beberapa calon penumpang yang sudah mendapat tiket terlihat beristirahat di ruang tunggu di dalam lokasi pelabuhan.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...