LAMPUNG — Insiden tali sling kapal putus warnai arus balik di dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan sesudah kapal melakukan proses menutup ramdoor kapal sekitar pukul 18:20 WIB. Insiden tersebut terjadi saat KMP Farina Nusantara milik perusahaan pelayaran PT Jembatan Nusantara (JN) melakukan proses penutupan pintu buritan kapal (ramdoor) pada ruang dek kendaraan tiba tiba tanpa diketahui penyebabnya tali sling terbuat dari tali baja tersebut langsung putus.
Akibat hantaman ramdoor terbuat dari besi dengan tinggi 3,8 meter dan lebar 2 meter tersebut sempat menimbulkan percikan api pada bagian ramdoor yang menghantam embe dermaga dua pelabuhan Bakauheni Lampung tersebut. Meski demikian insiden yang sempat menimbulkan penumpang berhamburan ke buritan untuk mengetahui penyebab putusnya tali sling kapal tersebut.
“Sedang dilakukan perbaikan tali sling kapal namun setelah diperbaiki selama satu jam tali sling kapal tak bisa digunakan untuk menutup pintu buritan kapal, sehingga diputuskan seluruh penumpang dialihkan dan ini sudah akan segera dialihkan ke kapal lain”ungkap salah satu petugas perbaikan yang melakukan perbaikan tali kapal, saat dikonfirmasi Cendana News di dermaga dua, Senin malam (11/7/2016).
Akibat insiden tersebut dua kendaraan terpaksa dikeluarkan sambil menunggu proses perbaikan dan beruntung dua mobil yang ada di barisan paling belakang tidak tertimpa ramdoor KMP Farina Nusantara saat sling kapal sebelah kanan tersebut putus.
Kedua pengemudi kendaraan, Ari (35 ) bersama rekannya Munawar dari Tanjungbintang hendak ke Cilegon yang naik menggunakan mobil sedan Vios bernomor polisi A 1255 WN mengaku sangat kaget saat ramdoor kapal putus dan nyaris menghantam kendaaraan miliknya.
Putusnya tali sling kapal sebelah kanan tersebut juga membuat shock oleh pengemudi kendaraan B 1559 CKJ yang dikemudikan oleh Yadi (40) bersama lima orang anggota keluarganya masih berada di dalam kendaraan nyaris menimpa kedua mobil tersebut.
Dampak dari insiden tersebut diputuskan seluruh penumpang kapal akan dialihkan ke kapal Mitra Nusantara. Selain mengganggu jadwal keberangkatan kapal (sailing time) dan mengurangi jumlah trip kapal yang dioperasikan selama arus balik lebaran.
Sementara itu general manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Eddy Hermawan menyatakan akibat kejadian tersebut menimbulkan beberapa dampak diantaranya jadwal kapal terganggu dan mengurangi trip kapal dari yang seharusnya dioperasikan pada pelayaran arus balik.
“Pastinya mengganggu waktu keberangkatan kapal dan trip kapal terganggu satu trip selama proses perbaikan tali sling ramdoor berlangsung,”terang Eddy Hermawan.
Sesuai jadwal jika KMP Farina Nusantara yang berangkat dari dermaga dua pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 18:30 WIB tersebut akan sampai di Pelabuhan Merak sekitar pukul 21:00 WIB. Akibat putusnya sling kapal tersebut akhirnya KMP Farina Nusantara melakukan olah gerak untuk membongkar muatan kapal yang terdiri dari dan ratusan kendaraan dan ratusan penumpang pejalan kaki dialihkan ke dermaga plengsengan agar tidak mengganggu jadwal kapal lain.