Puncak Arus Balik, Kapolda Jateng Himbau Isi BBM Sebelum Tegal

MINGGU, 10 JULI 2016

SOLO — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono, menghimbau untuk pemudik yang melakukan perjalanan balik ke Jakarta harus memperhatikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini untuk antisipasi adanya kemacetan panjang seperti di Tol Brebes pada saat arus mudik kemarin.

“Untuk mereka  yang akan balik melalui Pantura, harus mengecek benar kondisi BBMnya. Jangan sampai di Tegal baru isi BBM. Jelas di Tegal tidak bisa,” papar Kapolda kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, dalam pantuannya arus balik beberapa hari lalu.
Kapolda menjelaskan, untuk pemudik dari Jawa Tengah  dengan tujuan Jakarta, sebaiknya mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Batang, Pekalongan, dan Pemalang. Sebab jika sampai di Tegal, pihaknya telah memberlakukan Contra Flow. “Yakni dua dari arah timur dan satu dari arah barat. Untuk mengisi BBM di Tegal sudah tidak memungkinkan karena sama sekali tidak bisa keluar,” jelasnya.
Menurutnya, kecepatan kendaraan jika sampai di Tegal hanya berkisar 20 kilometer per jam. Sementara sebelum sampai di Pekalongan, arus kendaraan balik kecepatannya masih bisa 30 kilometer per jam. Selain menghimbau untuk mengisi BBM sebelum sampai di Tegal, Kapolda juga telah memastikan di tiap SPBU ada penambahan kuota.   
“Semua SPBU di Pelakongan, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal sampai Brebes, kita sudah meminta pihak Pertamina untuk disiapkan satu tangki tambahan, terhitung sejak Jumat malam (8/7) lalu,” tambahnya.
Selain menyiapkan tambahan kuota BBM, Kapolda Jawa Tengah juga menambah pengamanan di setiap SPBU. Sedikitnya 16 SPBU di jalur Pantura, disiagakan 160 personel dari anggota Brimob.
“Masing-masing SPBU dijaga 10 personil Brimob. Pengamanan ini untuk antisipasi adanya kericuhan antara pedagang dengan jerigen dengan pemudik yang melintas di Pantura,” pungkasnya. (Harun Alrosid) 
Lihat juga...