Lebaran, Pemadaman Listrik Masih Dilakukan

SABTU, 9 JULI 2016

PONTIANAK — Sejak lebaran pertama hingga saat ini, pedamanan arus listrik dari pukul 18.00 hingga 21 WIB masih menimpa warga di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
“Dari lebaran pertama hingga lebaran ke empat ini sering mati listrik. Matinya dua hingga tiga jam,” ucap warga Kota Pontianak, Firji, Sabtu malam (9/7/2016)
Dikatakan, Perusahaan Listrik Negara atau PLN setempat, beralasan jika selama ini kerusakan mesin menjadi penyebab utama pemadaman bergilir dilakukan.
“Kita sering tanya pada PLN, jawabannya sama; sedang perbaikan mesin,” ucapnya.
Padahal setiap bulannya selalu tepat waktu bayar listrik. Hal itu dimaksudkan demi kelancaran listrik mengalir ke rumah. Namun, dirinya kecewa setelah pelayanan yang diberikan oleh PLN belum maksimal.
“Ya terpkasa anak saya belajar pakai pelita. Anak saya ini rajin belajar walaupun libur,” ujarnya.
Disebutkan, pada saat lebaran ini dengan adanya pemadaman listrik, membuat masyarakat agak tereganggu. Karena, di rumah warga menggunakan pelita. Padahal, masyarakat masih mengadakan silaturahmi atau berkunjung pada dan tetatngganya untuk bersilaturahmi.
“Mau tak mau pakai pelita yang pakai minyak tanah. Saya beli ini pelitanya Rp 5ribu per buah,” ucapnya, mengeluh.
Di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pemadaman bergilir juga dilakukan PLN setempat. Lag-lagi, warga menelan kecewa adanya pemadaman yang durasinya hingga 4 jam tersebut.
“Kalau di sini, mati listrik bisa 4 jam. Kadang 7 jam juga. Sudah biasa bagi kami di sini, ” ucapnya, pasrah.
Dirinya berharap, pelayanan PLN supaya ditingkatkan. Mengingat selama ini, masyarakat taat bayar listrik setiap bulannya.
[Aceng Mukaram]
Lihat juga...