Kunjungan Wisata ke Menara Siger Menurun di 2016

JUMAT, 8 JULI 2016

LAMPUNG — Liburan pasca hari raya Idul Fitri 2016(1437 H) digunakan masyarakat untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata di wilayah Provinsi Lampung, diantaranya wisata alam hingga wisata buatan diantaranya Menara Siger. 
Kunjungan ke lokasi wisata Menara Siger terlihat sudah mulai ramai sejak pagi hingga siang didominasi wisatawan lokal dan wisatawan luar pulau yang akan menyeberang ke Pulau Jawa yang menyempatkan mengunjungi Menara Siger.
Pengelola tempat wisata Menara Siger, Yobi, sebagai pihak ketiga pengelolaan wisata Menara Siger selama mengungkapkan secara khusus selama empat hari dengan sistem pengunjung membeli tiket masuk sekaligus parkir motor. Selama dua hari liburan sesudah lebaran Idul Fitri Yobi mengakui jumlah pengunjung ke Menara Siger mencapai 500 orang. Jumlah yang menurutnya lebih sedikit dibandingkan tahun tahun lalu dikisaran 800 orang kunjungan wisatawan perhari.
“Kunjungan wisatawan ke Menara Siger tahun ini terlihat lebih menurun dibandingkan tahun lalu yang bisa jadi disebabkan sebagian wisatawan memilih berkunjung ke lokasi wisata alam seperti pantai atau air terjun,”ungkapnya saat dikonfirmasi Cendana News di menara Siger, Jumat (8/7/2016).
Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Menara Siger tersebut menurut Yobi diantaranya faktor liburan lebaran Idul Fitri yang berdekatan dengan kenaikan anak sekolah. Kebutuhan akan peralatan sekolah dan memasuki tahun ajaran baru lebih diprioritaskan masyarakat sehingga keinginan untuk berwisata menurun pada tahun ini.
Selain faktor tersebut, mulai menjamurnya tempat tempat wisata baru di Lampung membuat pilihan akan destinasi wisata lebih beragam diantaranya lokasi wisata buatan yang berada di pesisir pantai dan wisata buatan di sekitar Lampung.
Meski jumlah kunjungan wisatwan menurun selama empat hari objek wisata Menara Siger menyajikan hiburan diantaranya orgen tunggal, kesenian kuda kepang serta kesenian tradisional lainnya. Selain itu daya tarik Menara Siger digunakan oleh wisatawan untuk melihat kapal kapal dari lantai enam Menara Siger yang banyak digunakan untuk mengabadikan keindahan Selat Sunda lengkap dengan lanskap lautan dengan kapal kapal melintas dan tersaji hamparan Pulau Jawa di kejauhan. Selain keindahan alam tersebut wisatawan banyak melakukan swa foto dengan latar belakang Selat Sunda dan menara berbentuk mahkota khas wanita daerah Lampung berwarna kuning keemasan tersebut.
Selama liburan pihak pengelola Menara Siger menyiapkan sebanyak satu loket khusus pengunjung yang akan berwisata ke Menara Siger dengan puluhan petugas tiket dan area parkir yang luas untuk pengunjung berkendaraan roda dua dan mobil. Khusus pengunjung selama liburan lebaran tahun 2016 tiket pengunjung ke Menara Siger oleh pengelola dipatok seharga Rp10ribu perorang sudah termasuk biaya parkir motor dan mobil.
Selain hiburan bagi pengunjung dewasa, khusus untuk wisatawan anak anak disediakan wahana khusus berupa permainan anak anak diantaranya kereta mini,mandi bola serta permainan anak anak. Pengunjung pun bisa mengajak anak anak mereka memperoleh wisata edukasi dengan adanya jam matahari, tugu zero Sumatera serta beberapa anjungan beberapa kabupaten di Lampung.
Salah satu pengunjung di tempat wisata Menara Siger, Andi,mengungkapkan sengaja mengunjungi Menara Siger untuk mengantar salah satu kerabat yang berasal dari Yogyakarta. Selain sekaligus akan pulang ke Pulau Jawa ia dan keluarga menyempatkan mampir ke Menara Siger sebelum melanjutkan menyeberang ke Pulau Jawa.
“Sekaligus mampir mumpung hari terakhir libur lebaran di Lampung dan kebetulan ada keluarga yang sama sekali belum pernah mengunjungi Menara Siger,”ungkapnya.
Kunjungan ke Menara Siger dilakukannya untuk kenang kenangan dengan mengabadikan diri melalui foto berlatar belakang ikon Provinsi Lampung tersebut. Lokasi Menara Siger yang berada di puncak bukit tersebut menjadi magnet tersendiri wisatawan terutama letaknya yang strategis di ujung Pulau Sumatera dan pertemuan jalan lintas Sumatera dan Jalan Lintas Timur.
Selain Menara Siger, sejumlah tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan diantaranya tempat wisata alam pantai Pasir Putih,pantai Merak Belantung dan beberapa pantai di wilayah tersebut. Kunjungan wisatawan yang meningkat di beberapa tempat wisata tersebut bahkan mengakibatkan polisi lalu lintas bekerja keras mengatur arus lalu lintas yang menyatu dengan pemudik arus balik terutama objek wisata Pasir Putih dan Merak Belantung di ruas jalan lintas Sumatera.
[Henk Widi]
Lihat juga...