MINGGU, 31 JULI 2016
LARANTUKA — Setelah bulan Juni 2016 melepas ratusan tukik penyu, kini Koramil 1624-07 Loang bersama kelompok nelayan Sahabat Penyu (Sayang) Jumat (28/7/2016), kembali melepas 88 tukik penyu di pantai Loang yang terletak di desa Duwatun dan desa Riabao kecamatan Nagawutung kabupaten Lembata.

Demikian disampaikan Dandim 1624 Flotim Letkol Inf.Dadi Rusyadi melalui Danramil Loang Letda Inf. L. T. Bataona kepada Cendana News, Minggu (31/7/2016).
Dikatakan Bataona, kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan wilayah pesisir untuk mendukung program pemerintah daerah kebaupaten Lembata.
“Dengan kegiatan ini kami ingin menjaga kelestarian serta membudidayakan biota laut, dalam hal ini adalah jenis penyu,” tegasnya.
Letda Bataona selaku pelopor dan pemrakarsa berdirinya Kelompok tani nelayan Sahabat Penyu Loang mengatakan, kegiatan ini didukung oleh kelompok Gempita Lembata, JAAN (Jakarta Animal Aid Network).
Dijelaskannya, maksud dari budidaya atau pelestarian penyu ini adalah turut serta bersama komponen bangsa lainnya untuk berpartisipasi aktif menjaga dan melestarikan penyu.
Sedangkan tujuannya kata Bataona yakni untuk menambah populasi penyu dan menjaga populasi penyu dari kepunahan di hamparan Pantai Loang dan sekitarnya dengan panjang pantai kurang lebih 8 km.
“Akhir-akhir ini populasi penyu di wilayah pantai Loang dirasakan mulai berkurang, khususnya untuk penyu Hijau, penyu Belimbing dan Penyu Sisik,” terangnya.
Berangkat dari rasa kepedulian atas lingkungan laut dan keprihatinan atas populasi penyu tegas Bataona, maka dirinya bersepakat mendirikan kelompok nelayan agar populasi penyu dapat lebih berkembang, dan tidak menutup kemungkinan juga dapat mendukung sektor pariwisata di kabupaten Lembata.
Danramil 1624-07 Loang ini menjelaskan secara garis besar pelaksanaan pelestarian dan budidaya penyu meliputi survey lokasi penyu, membuat pagar pengaman dan merelokasi telur penyu ke lokasi yang telah di siapkan.
Selain itu bebernya, juga mencatat tanggal dan memberi tanda patok pada sarang penyu serta yang terakhir melepas tukik yang sudah menetas ke laut.
Adapun Kelompok Nelayan Sahabat Penyu Loang (Sayang) beranggotakan 4 orang yaitu Densianus Ado, Kornelis Ope, Yufen Lamak dan Letda L.Bataona.

Sampai dengan saat ini jumlah telur penyu yang telah direlokasi terdapat kurang lebih 65 sarang dengan jumlah 7.010 butir telur. Sedangkan jumlah tukik yang sudah di lepas dari pelepasan perdana ibu Menteri Kelautan dan Perikanan pada tanggal 10 Juni 2016 sampai tanggal 28 Juli 2016 sudah berjumlah1.834 tukik.
“Penyu ini semakin berkembang biak dengan baik, terlebih lagi dalam pelaksanaannya mendapat pendampingan dari Gempita Lembata dan Konservasi Biota Laut Kaltim,” jelas Pjs Danramil 1624-07 Loang,L.Bataona mengakhiri perbincangan.
[Ebed De Rosary]