Ikuti Jumnas VIII di Sulawesi Selatan, PMI Lampung Gelar Puslat

SELASA, 19 JULI 2016

LAMPUNG—Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung menggelar pemusatan latihan bagi kontingen dalam rangka menyiapkan peserta Jumpa bakti gembira nasional (JUMNAS) VIII Palang Merah Indonesia (PMI) yang sebentar lagi akan digelar di Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 25-31  Juli 2016 mendatang. 

 

Menurut Hady Prasetyo, selaku Humas PMI Lampung, kontingen PMI Lampung yang akan berlaga di JUMBARA (Jumpa Bhakti Gembira) PMR Tingkat Nasional ke-8 di Bumi Perkemahan Tonasa I Pangkep Sulawesi Selatan 25-31 Juli mendatang, sudah mulai mengadakan pemusatan latihan. Meski pemusatan latihan diadakan sepekan sebelum keberangkatan namun  pemilihan kontingen PMR telah dilakukan pada bulan sebelumnya dengan menyeleksi melalui beberapa tahapan diantaranya tes tertulis dan praktek materi palang merah remaja (PMR).

“Kita lakukan pemusatan latihan sejak pagi ini dan akan berlangsung selama dua hari ke depan untuk membekali para peserta yang tergabung dalam kontingen PMI Lampung meliputi peserta dan pendamping,” terang Hady Prasetyo dalam keterangan tertulisnya kepada Cendana News, Selasa (19/7/2016).

Dalam pemusatan latihan tersebut ungkap Hady, diikuti oleh sebanyak 58 peserta meliputi 36 kontingen PMI Lampung yang merupakan perwakilan peserta terbaik dari kabupaten/kota di Lampung beserta sebanyak 22 orang pendamping dan pelatih. Peserta terdiri dari sebanyak PMR tingkat SD (mula)sebanyak 12 orang, SMP (Madya) sebanyak 12 orang dan SMA (Wira) sebanyak 12 orang.

Pemusatan latihan yang diselenggarakan di Markas PMI Provinsi Lampung sejak 19 sampai dengan 21 juli 2016, bertujuan untuk mempersiapkan mental dan skill kontingen agar tidak kalah saing dengan kontingen dari Provinsi lain terutama dalam materi materi yang harus dikuasai selama Jumnas berlangsung. Selain materi kepalangmerahan materi kesenian tradisional asal provinsi Lampung untuk ditampillan juga diberikan kepada seluruh peserta diantaranya tarian kolosal untuk dipentaskan.
 

“Karena banyak tamu dari negara sahabat Lampung secara khusus menyiapkan tarian kolosal mahau pahau yang menggambarkan ritual penyembuhan masyarakat Lampung selain itu akan ada tarian golok dan pengantin Lampung lengkap dengan pakaian adat Lampung,”ungkap Hady.

Selama proses pemusatan latihan dilakukan simulasi oleh panitia sesuai dengan kegiatan nyata saat Jumnas berlangsung diantaranya mulai dari jadwal kegiatan, konsumsi, istirahat, sampai peralatan yang digunakan selama kegiatan Jumnas. Selama proses puslat  panitia juga telah menyiapkan pembimbing dan pelatih yang kompeten pada bidangnya masing-masing untuk melatih para kontingen pada masing- masing tugas yang didapat.

Sementara itu Umar Hasan selaku ketua PMI Provinsi Lampung yang sekaligus membuka acara pemusatan pelatihan berpesan kepada seluruh peserta melalui sambutannya agar menggunakan kesempatan Pemusatan latihan tersebut sebagai ajang untuk menggali ilmu kepalangmerahan sebanyak-banyaknya. Selain itu kepada para peserta yang telah lulus seleksi dari banyaknya peminat yang ingin terlibat dalam Jumnas tersebut agar bisa memupuk rasa persaudaraan antara satu dengan lainnya.

“Kalian adalah wakil terbaik dari hasil seleksi yang cukup panjang dan dari sekian banyak kabupaten yang ada di Lampung sehingga saya berharap kalian bisa memberikan yang terbaik untuk Provinsi Lampung dalam pelaksanaan Jumnas,” ungkap Umar Hasan.

Selama proses pemusatan latihan tersebut seluruh peserta dan pendamping akan dibekali beberapa materi berupa teori serta praktek kegiatan kepalangmerahan, sehingga peserta akan semakin menguasai kemampuan baik secara teori maupun praktek.

Seluruh peserta yang mengikuti pusat pelatihan di Lampung rencananya akan tergabung bersama perwakilan dari 33 PMI dari masing masing provinsi dan ditambah dari 50 negara sahabat. Kegiatan Jumbara Nasional nantinya adalah evaluasi pembinaan PMR di setiap provinsi, persahabatan, kunjungan wisata, bhakti sosial, pementasan seni, donor darah dan lain lain. Kontingen asal Provinsi Lampung direncanakan akan dilepas oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo pada 22 Juli mendatang untuk berangkat ke lokasi Jamnas di Sulawesi Selatan. (Henk Widi)

Lihat juga...