SABTU, 9 JULI 2016
MAUMERE — Seorang bayi perempuan yang berumur seminggu yang masih terdapat tali pusar di perutnya ditemukan Fransiskus Yeris, remaja 16 tahun sekitar pukul 07.00 wita di semak belukar lereng bukit Wolongkitang kampung Iligai, dusun Hokor desa Hokor kecamatan Bola kabupaten Sikka.

Yoris sapaannya saat itu hendak melihat jerat yang dipasang sehari sebelumnya. Saat melintas di sekitar lokasi kebun milik Thomas Taton, dirinya mendengar suara gonggongan anjing. Setelah didekati, dirinya menemukan seorang bayi perempuan yang dibungkus di dalam sak semen.
Informasi yang diterima Cendana News dari Polsek Bola dan Koramil Bola, Sabtu (9/7/2016) malam menyebutkan, karena ketakutan Yoris berlari ke kampung dan mengabarkan ke ibu Elisabet Mehan yang langsung menyampaikan ke warga dusun Hokor.
Elisabet bersama warga lalu bergegas mendatangi lokasi dan memotong tali pusar bayi tersebut di pondok yang berada di kebun dekat lokasi ditemukan bayi dan membawa bayi tersebut ke Polindes Todang untuk dimandikan.
Bayi malang ini lalu dibawa ke puskesmas Bola untuk mendapatkan perawatan. Kejadian ini pun dialporkan ke polsek Bola dan pihak kepolisian segera bergerak cepat mendatangi TKP dan mengumpulkan bukti.
“Bayinya masih dirawat di Puskesmas Bola sementara kedua orang ttu bayi pun sudah ditemukan polisi,” ujar John da Gomez warga Bola yang dihubungi Cendana News, Sabtu (9/7/2016) malam.
Kedua orang tua bayi sebutnya saat ini sedang ditahan di Polsek Bola dan sedang dimintai keterangan. Informasi yang diperoleh menyebutkan, orang tua bayi yang sebelumnya sudah melarikan diri ke kabupaten Ende akhirnya ditemukan polisi dan dibawa kembali ke Bola.
[Ebed De Rosary]