Basarnas NTT Sebut Kabupaten Sikka Merupakan Supermarketnya Bencana

JUMAT, 1 JULI 2016

MAUMERE — Kepala Basarnas NTT, Ketut Gede Ardana menyebutkan, Kabupaten Sikka merupakan supermarketnya bencana. Berbagai bencana kerap terjadi di daerah ini dan bisa dibilang lengkap semisal gunung meletus, kecelakaan kapal laut, tsunami dan gempa bumi, banjir bandang dan lainnya.


“Setiap tahun berdasarkan data musibah yang dimiliki SAR NTT, kabupaten Sikka sering terjadi bencana. Kapal nelayan sering mengalami kecelakaan,”sebut Kepala Basarnas NTT, Jumat (1/7/2016).
Disebutkan, salah satu cara untuk meminimalisir dampak bencana, perlu beberapa hal yang harus dicarikan solusi. Proses pencarian, salah satunya dengan mengadakan rapat kordinasi antara Basarnas NTT untuk wilayah Flores dan Lembata, BPBD se Flores dan Lembata, BMKG, serta instansi pemerintah daerah.
Rapat yang digelar guna memberikan pemahaman tentang UU.No.29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan. Juga dijelaskan tentang peran dan tugas Basarnas dimana Basarnas hadir saat tanggap darurat. Ada proses penyelamatan dan ada proses evakuasi.
“Saya menghimbau kepada berbagai  pemerintah daerah, apabila ada himbauan dari BMKG terkait cuaca ekstrim kita perlu menyampaikan kepada para nelayan untuk berhati-hati,” pesannya untuk dapat mencegah terjadinya bencana.
Ardana juga meminta agar masyarakat dan pemerintah daerah, bila mengalami bencana segera menghubungi emergency call SAR terdekat atau kantor pusat di nomor (021) 115 atau sesuai kode wilayah daerah dan bisa juga mendatangi kantor SAR.
Personil SAR di pos SAR Maumere maupun Labuan Bajo sudah dilengkapi peralatan penyelamatan dan evakuasi. Selain itu, untuk kedua pos ini akan ada tambahan Rescue Boat 380 yang akan melintasi perairan dari Labuan Bajo ke Sikka dan sekitarnya.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...