RABU, 20 JULI 2016
LOMBOK TENGAH — Selain masalah SDM dan keamanan, kedaulatan bidang pangan akan menjadi kekuatan paling utama dalam menunjang setiap program dan agenda pembangunan yang telah dicanangkan suatu negara atau daerah.
Untuk itulah, peran serta seluruh pelaku pertanian mulai dari Kementerian, pengusaha benih, petani dan pemangku kebijakan tingkat pusat sampai daerah diharapkan untuk terus bahu membahu, berikhtiar memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
“Kepada para petani, penghormatan dan penghargaan setingginya sudah sepantasnya kita sampaikan dan supaya tetap semangat dalam menggeluti bidang pertanian, berkat jasa bapak ibulah, jutaan masyarakat Indonesia bahkan luar Indonesia bisa dihidupi” kata Gubernur NTB, Zainul Majdi di Lombok Tengah, Rabu (20/7/2016).
Menurutnya uang tidak bisa menjamin memenuhi kebutuhan pangan, maka tidak ada jalan lain, selain harus penuhi kebutuhan pangan kita sendiri yang diperankan oleh bapak ibu semua,terutama petani yang telah bekerja keras membanting tulang setiap hari menggarap sawah,menanam padi dan produktivitas tanaman lain.
Ia juga berharap, supaya melalui kegiatan tersebut, benih-benih yang dimuliakan, harganya diturunkan, yang bagus-bagus itu jangan mahal, kita dekatkan dengan masyarakat dengan harga yang semakin terjangkau.
“Supaya dalam menggunakan pupuk, obat – obatan dilakukan tidak secara berlebihan termasuk Intervensi teknologi, semua itu memang penting, tetapi ketika melebihi kadarnya, akan berdampak kurang baik terhadap kesehatan” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian NTB yang juga Ketua Panitia, Husnul Fauzi, mengatakan, gebyar pembenihan tanaman pangan tingkat nasional kali ini bertujuan untuk mempertemukan produsen dan konsumen benih, pertukaran informasi perbenihan tanaman pangan yang terkini, mensosialisasikan teknologi tanaman pangan yang adaptif dan inovatif termasuk sarana pendukung terhadap penggunanya.
“Acara ini mempertemukan langsung pemangku kepentingan, praktisi, perekayasa, pelaku bisnis dan pembenihan tanaman pangan”, jelasnya.
Acara akan berlangsung sampai 22 Juli 2016, dengan rangkaian kegiatan seperti display paritas tanaman pangan padi, jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi kayu, ubi jalar dan lobak. Selain itu, ada juga unjuk tangkas, sarasehan perbenihan tanaman pangan dan pameran pembangunan pertanian, aneka lomba, gelar teknologi dan wisata agro.(Turmuzi)