YOGYAKARTA — Titiek Hediati Soeharto, menegaskan pilihannya berkiprah di Komisi IV DPR RI Bidang Pertanian, Perikanan, Kelautan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, agar bisa langsung berdekatan dengan rakyat kecil. Memperjuangkan nasibnya dan menyejahterakan petani seperti yang dicita-citakan Pak Harto.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang akrab disapa Titiek Soeharto, saat memberikan bantuan paket sembako bagi 500 warga di dua desa, Bokoharjo dan Sambirejo, Prambanan, Sleman. Pembagian paket sembako sengaja dilangsungkan di lokasi Pasar Baru Pelemsari, Prambanan, Sleman, karena dalam kesempatan itu Titiek Soeharto ingin meninjau pasar baru yang kelak akan menjadi Pasar Prambanan.
Dua desa di Prambanan tersebut dipilih juga karena melihat kondisi warganya yang sebagian besar masih berada dalam kekurangan. Kepala Desa Bokoharjo, Dody Heriyanto, mengatakan, meski saat ini perekonomian warga mulai beranjak meningkat, namun sebagian lagi masih membutuhkan perhatian lebih dan bantuan. Diakuinya, dengan adanya Pasar Baru yang dibangun di Dusun Pelemsari, Bokoharjo, perlahan memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakatnya.
Dengan jumlah 525 Kepala Keluarga, masyarakat Desa Bokoharjo berprofesi sebagai petani. Namun, kata Dody, selama ini masyarakatnya belum pernah mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). “Ada 13 Kelompok Tani di desa kami dengan luas lahan sekitar 12 Hektar, dan dari evaluasi yang dilakukan, mereka sudah siap untuk menerapkan pola pertanian dengan mesin”, ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Titiek Soeharto meminta agar kelompok pertanian di Desa Bokoharjo lebih aktif dalam mencari informasi sehingga bisa mengakses berbagai bantuan pemerintah yang selama ini telah disediakan. (koko)