JUMAT, 3 JUNI 2016
SUMENEP — Melimpahnya potensi minyak dan gas (Migas) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggugah para jurnalis untuk menambah wawasan dengan menggelar seminar dengan tujuan kedepan akan lebih mudah mendapatkan akses informasi terkait eksplorasi maupun eksploitasi.

Dengan adanya seminar Migas yang bertema, Peran Industri Migas dalam Pembangunan Nasional dan Daerah, dapat membuka akses berbagai informasi terkait minyak dan gas (Migas) tersebut, seperti, Dana Bagi Hasil (DBH), participating interest (PI) serta eksplorasi maupun eksploitasi.
“Jadi kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan soal Migas, selain itu juga masalah keterbukaan akses informasi di segala bentuk kegiatan eksplorasi Migas. Akan dapat menambah wawasan, karena daerah ini kaya, sehingga nantinya masyarakat juga mudah mendapatkan informasi,” kata Abd. Rahem, Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), Jumat (3/6/2016).
Disebutkan, selaku jurnalis yang ada di daerah penghasil minyak dan gas (Migas) memang selayaknya bisa memberikan informasi terhadap masyarakat, berapa banyak perusahaan Migas yang sudah ada di daerah ini. Karena selama ini keberadaannya memang seringkali menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.
“Ini untuk keberlangsungan Migas di daerah ini dan bagaimana kedepan kesejahteraan masyarakat daerah ini lebih baik. Apalagi selama ini kita lemah soal pengawasan eksplorasi Migas,” jelasnya.
Sementara Ach. Fauzi, Wakil Bupati Kabupaten Sumenep mengatakan, daerah ini memang memiliki kekayaan minyak dan gas (Migas) yang melimpah, sehingga itu akan terus mendongkrak terhadap peningkatan Pendapatan Asli daerah (PAD). Maka apabila kedepan semakin banyak yang melakukan eksploitasi juga akan memberikan dampak positif terhadap daerah maupun masyarakat.
“Yang perlu diketahui dengan adanya eksploitasi pasti ada posisi positif dan negatif, tapi yang banyak positifnya,” terangnya.
Dalam kegiatan seminar migas tersebut dihadiri oleh sejumlah jurnali yang ada di daerah ini, sedangkan yang menjadi pemateri dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), perwakilan perusahaan Migas dan kepala kantor Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Kabupaten Sumenep.
[M. Fahrul]