KAMIS, 30 JUNI 2016
BANDUNG — Kapolda Jabar, Irjen Bambang Waskito menyampaikan, aiaga mudik lebaran 2016, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Jabar) kerahkan 20.552 personel dan pengamanan jalur mudik sudah diamankan, khususnya untuk di titik-titik rawan. Dikatakan, untuk jalur selatan akan mendapat perhatian lebih. Hal tersebut guna menjaga keamanan dan juga cenderung rawan terjadi bencana.

“Pengamanan sudah siap. Saya tidak sebut ada sniper atau tidak itu sudah diskresi kepolisian,” kata Bambang usai menghadiri apel gelar pasukan operasi Ramadnya 2016 di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Kamis (30/6/2016).
Menurutnya, puncak arus mudik bakal terjadi pada hari Sabtu (2/7) dan Minggu (3/7) nanti. Dia berharap para pemudik memilih waktu mudik yang tak bersamaan. Demikian, saat di perjalanan tidak membludak.
“Jadi tersebar. Jangan semua gunakan Jumat malam, Sabtu pagi, dan Malam. Karena masih ada Minggu Senin, libur panjang. Semoga bisa membagi waktu jangan sampai mepet sehingga menjadi tersendat,” tukasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mengklaim persiapan jelang mudik lebaran sudah maksimal. Dia berharap, para pemudik bis berangkat dan pulang dengan selamat.
“Alhamdulilah kita melihat persiapan sudah baik, bahkan sudah sangat baik. Mudah-mudahan pada pelaksanaan berjalan sangat lancar,” kata pria karib disapa Aher tersebut.
[Rianto Nudiansyah]