Perempat Final EURO 2016 dengan Serangan Pasukan Kuda Hitam

KAMIS, 30 JUNI 2016

OLAHRAGA — Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa quarter final (perempat final) pada EURO kali ini menghadirkan banyak sosok baru di lapangan. Sejumlah kejutan mewarnai kerasnya fase 16-besar kemarin. Tim seperti Polandia, Wales, dan Islandia memang tak banyak diminati sebagai tim kandidat juara. Tetapi yang menarik adalah tim yang bisa disebut kuda hitam ini telah menuai kemenangan dari berbagai tim besar Eropa. Kedelapan finalis ini diantaranya adalah Belgia, Islandia, Italia, Jerman, Polandia, Portugal, Prancis, dan Wales.
Berikut adalah bagan pertandingan quarter final EURO2016 beserta tanggal mainnya:

Berdasarkan bagan di atas Belgia sangat diuntungkan dengan menerima lawan dengan predikat menengah. Jika lolos ke semifinal lawan mereka adalah antara Portugal dan Polandia yang dapat dikatakan mereka adalah tim dengan permainan individualis.

Dalam tim Portugal terdapat sosok yang dianggap sangat vital, tak lain adalah pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo. Jika pemain ini tak berada dalam starting eleven, Polandia dapat memanfaatkannya dengan strategi bermain menekan.

Namun tak berbeda posisi dengan Portugal, Polandia juga dapat dikatakan memiliki striker vital yang mampu mendobrak semangat dari rekan se-timnya. Meski belum mencetak gol selama perhelatan ini Robert Lewandowski digadang-gadang sebagai pemain kunci dari tim Polandia dengan selalu dimainkan dalam setiap laga EURO2016. Rakyat Polandia sangat haus akan penampilan terbaik bintangnya ini.

Pada belahan bagan lainnya, tim dengan background pelatih dokter gigi menjawab tantangan tuan rumah Prancis untuk bersiteru di quarter final. Heimir Hallgrimsson sang arsitek untuk Tim Islandia ini mengungkapkan bahwa dirinya melakukan kerjaan sampingan sebagai dokter gigi ketika menjawab pertanyaan di dalam konvrensi pers(28/6) dari BBC.

Juga terdapat pertandingan yang dapat disebut sebagai ‘Final Dini’ nya EURO 2016, pertandingan yang mempertemukan Jerman melawan Italia. Keduanya memiliki kualitas yang sama dalam kemampuan bertahan. Memiliki jeda waktu bermain yang cukup lama, mereka memfokuskan pada kebugaran pemain pemainnya.

Joachim Loew pelatih Jerman setelah meminta maaf atas kejadian memalukan yang terekam diatas lapangan, ia merasa gundah dengan taktik bermain bertahan gaya Italia, berubah gaya menyerang ketika bermain menyingkirkan Spanyol di babak 16-Besar kemarin.

Ia pun berujar bahwa Italia tidaklah hanya tentang bertahan. Strategi yang dilakukan oleh Antonio Conte pelatih baru Chelsea FC ini memang patut diacungi jempol. Antonio Conte tentu berfikir keras tentang strategi yang ia terapkan untuk menyingkirkan juara bertahan Spanyol.

Dan statistik berkata hanya Italia dan Belgia yang pernah menelan kekalahan di babak final EURO 2016. Sisanya tak pernah sekalipun ada tim yang menelan kekalahan. Semua dapat dikatakan sebagai kandidat juara dalam kompetisi ini meskipun banyak juga yang mendapat predikat tim underdog. Berikut adalah hasil 4 pertandingan terakhir masing masing finalis quarter final EURO 2016:

Menarik untuk diikuti, Quarter Final EURO kali ini diisi dengan sejumlah tim-tim kejutan. Bahkan banyak tim besar pula yang tersingkir lebih awal seperti Belanda, Spanyol, Inggris dan lainnya. Mana tim yang menurut pembaca layak ke putaran Semi Final? (Fahmi Sidiq)

Lihat juga...