Ramadhan, KNPI Lhokseumawe Minta Kafe Tutup Hingga Selesai Tarawih

MINGGU, 5 JUNI 2016

LHOKSEUMAWE — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Lhokseumawe, Aceh, meminta anak muda untuk fokus beribadah selama bulan suci ramadan. KNPI meminta anak muda tidak teralu disibukkkan dengan urusan politik sehingga lupa mengambil manfaat dari bulan yang penuh rahmat tersebut.

“Mari kita lupakan sejenak urusan politik, jangan sampai kita lalai dengan politik dan tidak sempat memperbanyak ibadah, padahal buan ini adalah bulan yang sangat bagus dan banyak berkah,” ujar Muhammad Ali, Ketua KNPI Lhokseumawe, kepada Cendana News, Minggu (5/6/2016).
Ia menambahkan, tak lama Provinsi Aceh memang akan menggelar pesta demokrasi memilih kepala daerah. Namun, ia berharap selama bulan ramadhan menjadi pijakan untuk berpolitik secara adil saat Pilkada nantinya berlangsung pada 2017.
Selain itu, sebagai organisasi pemuda, ia juga meminta para pemilik warung kopi dan kafe untuk tidak melayani pelanggan selama pelaksanaan ibadah tarawih. “Sekiranya setelah dibuka saat buka puasa, maka kemudian (kafe) harus ditutup lagi sampai shalat tarawih selesai,” katanya.
Ia berharap tidak ada pedagang yang membandel dan tetap membuka kedainya, terlebih pada siang hari. Katanya, semua pihak harus saling menjaga, saling mendukung agar ibadah puasa berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Meski non muslim, mereka juga harus menghormati yang lagi puasa, sehingga bagi yang non muslim juga tidak oleh membuka warung pada siang hari dan juga pada saat salat tarawih sedang berlangsung,” jelasnya.(Zulfikar Husein)
Lihat juga...