Pihak Perbankan Dinilai Masih Belum Sepenuhnya Peduli Terhadap UKM

SABTU, 25 JUNI 2016

MATARAM — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menilai, keberadaan perbankan di Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB) belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat UKM.
Hal tersebut disampaikan Puspayoga saat melakukan silaturrahmi dan pemberian bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan hak cipta sejumlah produk UKM di hotel Lombok Plaza Mataram, Sabtu (25/6/2016).
“Perbankan belum sepenuhnya berpihak dan mendukung kemajuan UKM, hal tersebut terlihat dari masih besarnya bunga pinjaman yang diberikan kepada masyarakat UKM dibandingkan pengusaha besar,” kata Puspayoga.
Ia mengatakan, sampai sekarang bungan pinjaman yang dibebankan pihak perbankan dari uang dipinjam UKM melalui KUR sebesar 22 persen, sementara pengusaha kisarannya 12 persen, ini kan terbalik, seharusnya masyarakat UKM yang lebih dipermudah.
Padahal, kata Puspayoga, keberadaan masyarakat UKM telah terbukti menjadi penopang dan kekuatan ekonomi masyarakat, dengan kata lain, kalau UKM maju pertumbuhan ekonomi akan bisa. Lebih baik, serta kemiskinan akan berkurang, karena pengusaha kecil diperhatikan.
“Bagaimanapun hebatnya Bupati Walikota menggelontorkan dan mencanangkan program pengentasan kemiskinan, kalau masyarakat tidak diperhatikan, maka kemiskinan akan sulit diturunkan,” katanya.
Karena itulah, kata Puspayoga, untuk membangun kekuatan ekonomi kerakyatan, kerjasama dengan antara perbankan dengan masyarakat pelaku UKM juga harus ditingkatkan.
[Turmuzi]
Lihat juga...