SABTU, 25 JUNI 2016
LAMPUNG — Tradisi mudik dengan membawa barang bawaan cukup banyak telah menjadi pengalaman tak nyaman bagi sejumlah orang. Selain berat, merepotkan saat berdesakan bahkan resiko barang hilang. Beberapa langkah yang diambil oleh para perantau yang bekerja di sejumlah sektor informal di Lampung diantaranya pekerja sektor swasta melirik jasa pengiriman paket pos.

Pengiriman paket barang diantaranya pakaian baru, makanan kering, serta berbagai oleh oleh untuk keluarga dikirimkan terlebih dahulu dan pemudik pulang dengan barang bawaan secukupnya. Tak hanya barang bahkan beberapa melakukan pengiriman kendaraan bermotor ke kampung halaman dengan jasa ekspedisi.
Kondisi tersebut meningkatkan jumlah pengguna jasa pengiriman paket yang ditawarkan oleh kantor pos. Perusahaan plat merah tersebut bahkan mengakui adanya peningkatan penggunaan jasa pos baik paket maupun pengiriman jenis lainnya.
Seorang petugas kantor pos Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Yoni Sudiro menyebutkan, animo masyarakat untuk menggunakan jasa pengiriman paket tinggi karena terbilang lebih ekonomis dan pengiriman jauh jauh hari dilakukan agar paket yang dikirimkan sampai sebelum lebaran.
“Pengiriman paket yang kami layani diantaranya mulai dari pengiriman paket antar provinsi serta antar pulau menggunakan kendaraan ekspedisi pos yang diantar oleh petugas pos hingga ke alamat tujuan,”ungkapnya.
Selain sistem penggunaan jasa pegawai pos, penggunaan media telekomunikasi short message service (SMS) juga dilakukan kepada penerima paket serta surat. Penerima surat atau paket akan mendapat pemberitahuan melalui pesan singkat untuk mengambil langsung paket yang dikirimkan sebab saat ini pengiriman paket dan surat mewajibkan penyertaan nomor telepon penerima untuk lebih memudahkan pengiriman dan kiriman cepat sampai tujuan.
Pantauan Cendana News masyarakat yang masih setia memakai jasa kantor pos di Pengahan mulai berdatangan sejak pagi. Rata rata pelanggan menggunakan jasa pos untuk pengiriman surat, paket serta diantaranya membayar berbagai tagihan listrik PLN dan tagihan kendaraan bermotor.
Selain pengiriman menggunakan jasa eksepedisi kantor pos, beberapa masyarakat memilih menggunakan jasa kurir lainnya diantaranya menggunakan jasa PT JNE dan Tiki. Salah satu petugas kurir PT JNE wilayah Kalianda, Usman, mengakui menjelang minggu terakhir bulan Ramadhan, pengiriman menggunakan jasa paket semakin meningkat baik dari wilayah Lampung maupun yang menuju Lampung. Sebagian besar merupakan keperluan untuk lebaran dan juga dikirim oleh pemudik yang mendahulukan paket ke kampung halaman.
“Ada yang memang memiliki pengalaman kardus bawaan berisi oleh-oleh hilang dalam perjalanan sehingga dikirim lebih dahulu sebelum pemudik pulang namun ada yang memang tak mau repot lebih baik membayar jasa kurir,”ungkap Usman.
Ia mengakui saat ini pengiriman ke sejumlah daerah membuat ia harus bekerja lebih ekstra mengantar beberapa paket kiriman dan juga mendata kiriman ke berbagai wilayah di luar Pulau Sumatera. Kenaikan sebesar 30-40 persen diakui oleh Usman hampir selalu terjadi menjelang hari raya Idul Fitri setiap tahunnya.
[Henk Widi]