SABTU, 25 JUNI 2016
GRESIK — Bongko kopyor sejenis makanan olahan yang dibungkus daun pisang ini memang menjadi andalan warga Gresik saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut memang mampu memanjakan lidah para penikmatnya.

Bongko diambil dari kata ‘bungkus’ ini terdiri dari berbagai isi kopyor, santan, roti tawar dan mutiara ini paling nikmat disajikan saat dingin. Selain menghilangkan dahaga juga dapat menambah tenaga dengan rasanya yang manis.
Salah satu penjual bongko kopyor, Yulia Wahyuni (35 tahun) warga Manyar, Gresik ini mengaku sudah berjualan selama 3 tahun di sekitar pusat kota Gresik.
“Per bungkus saya hargai Rp 7 ribu, kalau beli di rumah saya bisa lebih murah apalagi pesan banyak,” ujarnya kepada Cendana News, Sabtu (25/6/2016).
“Selain bongko kopyor juga ada bongko srikaya, nangka, udang, pudak, kacang hijau dan pisang,” cakapnya.
Per hari selama bulan puasa ini dirinya mampu menjual 100 bungkus. Pasalnya saat bulan puasa banyak orang yang mencari takjil di luar rumah.
“Hanya saat Ramadhan saja kami jualan bongko kalau bulan lain tidak ada,” jelasnya.
Usaha yang ditekuni turun temurun ini sukses membawa keluarga Yuli untuk terus konsisten melestarikan makanan khas Gresik. “Ibu saya dahulu yang mengajarkan saya, sekarang ganti saya yang berjualan,” pungkasnya.
[Charolin Pebrianti]