KAMIS, 16 JUNI 2016
BANDUNG — Menteri Kehakiman Tingkok H.E. MME. Wu Aiying, mengunjungi dua gedung Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Kota Bandung. Yaitu, Lapas Klas I Sukamiskin dan Lapas Wanita Kelas II Sukamiskin, pada Kamis (16/6/2016).

Tujuannya untuk melihat secara langsung proses pembinaan di dua Lapas tersebut. Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Barat, Susy Susilawati menyampaikan, selain di Kota Kembang, delegasi dari Negeri Tirai Bambu tersebut akan mengujungi juga Lapas di Jakarta.
“Mereka ingin melihat bagaimana pelaksanaan pembinaan di Lembaga permasyarakatan, baik yang maksimum atau yang medium. Yang maksimum di Jakarta kemudian yang paling banyak pembinaannya mereka lihat di Bandung,” ujar Susi, di Lapas Klas I Sukamiskin, Jalan A.H. Nasution, Kota Kembang, Kamis (16/6/2016).
Susi tak menampik, kondisi pada dua Lapas tersebut sangat padat, bahkan cenderung over capacity .Hal tersebut tak berbeda jauh dengan situasi di Tiongkok. Namun ia mengklaim pembinaan para penghuni Lapas di Indonesia lebih beragam.
“Tapi kok di Indonesia bisa, di tengah over kapasitas, di tengah petugas jaganya yang sangat sedikit, tapi pembinaannya lebih banyak,” ungkapnya.
Khusus Lapas Klas I Sukamiskin memang menjadi tempat bagi para koruptor di negeri ini. Namun kedatangan Menteri Kehakiman Tiongkok tersebut tak menitik beratkan kepada kasus setiap penghuninya. Malahan mereka tak mengetahui, Lapas yang berdiri sejak tahun 1918 ini banyak dihuni oleh para pelalu korupsi.
Kendati demikian, kedatangan mereka pun tak hanya untuk memantau proses pembinaan saja. Tapi sekaligus melihat kontruksi bangunan di dua lapas tersebut. “Beliau terkagum-kagum dengan bangunan Sukamiskin ini ternyata lebih bagus dengan lapas-lapas lainnya di setiap sektor,” ucapnya.
Dikatakan, mereka akan bertemu dengan Mahkamah Agung di Jakarta, untuk mempelajari proses Yudisial di Indonesia. Sementara Besok (17/6), rencananya akan melaksanakan kesepakatan dengan Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham).
Berdasarkan pantauan Cendananews, sejak pukul 09.00 WIB rombongan Menteri Kehakiman Tiongkok tersebut meyambangi Lapas Wanita Klas II Sukamiskin. Mereka disambut oleh pertunjukan seni tari dan rampak gendang dari para warga binaan. Tak sampai setengah jam lantas bergeser ke Lapas Klas I Sukamiskin. Selanjutnya, mereka mendantangi Museum Konferensi Asia Afrika (KAA), di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.(Rianto Nudiansyah)