KAMIS, 30 JUNI 2016
LHOKSEUMAWE — Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe, Provinsi Aceh meminta warga mewaspadai aksi pencurian jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Kepolisian menyebutkan, kasus pencurian dan perampokan kerap meningkat jelang lebaran.

“Selama bulan ramadhan, kasus pencurian itu kerap terjadi di Lhokseumawe ini, bukan hanya pencurian, bahkan juga ada terjadi perampokan hingga penganiayaan,” ujar Kapolres Lhokseumawe, AKBP. Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim, AKP. M. Yasir, kepada Cendana News, Kamis (30/6/2016).
Ia menambahkan, selama bulan puasa, pihak kepolisian meningkatkan patroli dan penjagaan ke seluruh wilayah, terutama yang dianggap rawan kejahatan. Sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Banda Sakti merupakan salah satu lokasi yang cukup rawan kejahatan pencurian, perampokan, hingga penganiayaan.
Untuk mengantispasi terjadinya tindakan kriminalisasi, Polres Lhokseumawe katanya akan meningkatkan patroli hingga menjelang lebaran. Polres akan mengarahkan para personelnya untuk terus melakukan pengawasan di wilayah Lhokseumawe.
“Kita akan terus melakukan pengamanan ekstra untuk meminimalisir serta mencari otak pelaku kejahatan dari kasus-kasus kriminalisasi yang telah terjadi selama ini. Patroli rutin juga akan terus kita gelar hingga larut malam, kita juga memasang sejumlah spanduk imbauan di sejumlah lokasi,” katanya.
Ia mengimbau warga untuk lebih hati-hati dan waspada terhadap berbagai aksi kejahatan. Terlebih warga yang akan melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman, ia meminta warga tersebut memastikan meninggalkan rumahnya dalam kondisi aman.
“Kita minta warga agar terus dan lebih berhati-hati dan wasapada terhadap tindakan kejahatan. Jika mau mudik, pastikan rumahnya sudah dikunci dengan baik dan telah aman, kemudian jangan terlalu mencolok dalam menggunakan perhiasan yang bisa mengundang aksi kejahatan, lalu sepeda motor juga diharapkan dipasang kunci pengaman ganda,” jelas AKP. M. Yasir.
[Zulfikar Husein]