Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pesanan Kue Kering Meningkat

SABTU, 25 JUNI 2016

BALIKPAPAN — Jelang hari raya Idul Fitri biasanya menjadi ladang usaha. Tradisinya pada perayaan hari raya idul Fitri juga tak lepas dari sajian beraneka ragam hidangan jenis kue kering.
Aktivitas pembuatan kue kering dilakukan banyak industri ternama hingga industri rumah tangga. Aktivitas pembuatan juga terlihat pada salah seorang ibu rumah tangga yang bernama Nurhaliza yang tinggal di kawasan Kelurahan Graha Indah Kota Balikpapan.
Usaha membuat kue kering untuk pesanan Lebaran dan Natal telah digelutinya sejak tiga tahun lalu. Saat dirasakannya usaha tadi bakal memberi keuntungannya yang terbilang lumayan, Ibu Nurhaliza melanjutkan pekerjaan ini setiap tahun, yang dilakukannya sendiri. Usaha ini memang cukup sukses. Buktinya, untuk setiap tahun, rata-rata dia bisa menjual sekitar lebih dari 60 stoples kue.
“Tiga tahun lalu yang lalu pesanan sekitar 30 kilogram lebih. Pesanan kue datang dari teman, kerabat dekat saya,” kata perempuan kelahiran Kuala Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, saat ditemui di kediamannya.
Nurhaliza mengatakan harga diberikan juga bervariasi dari beratnya kue yang ditimbang dan bahan kuenya. Pesanan kue kering datang sejak satu bulan sebelum lebaran karena mereka yang pesan dimakan saat bulan Ramadan.
“Harga dari Rp35 ribu dengan ukuran 500 gram. Sedangkan yang toples diberi harga Rp130 ribu. Tahun ini pesanan ada lebih dari 60 kilogram,” beber perempuan yang akrab disapa Liza, Sabtu (25/6/2016).
Liza menambahkan modal dari pembuatan kue ini tidaklah besar dan tergantung dari pesanan yang datang.
“Harapannya pembuatan kue-kue kering ini bisa menjadi ladang bisnis ke depannya meski usaha kecil,” tutupnya.
[Ferry Cahyanti]
Lihat juga...