Gubernur Kalimantan Barat Imbau Masyarakat Hati-hati Investasi Berjangka

KAMIS, 23 JUNI 2016

PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, mengimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk berhati-hati terhadap investasi berjangka, yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, namun akhirnya rugi.
“Kejadian seperti ini sudah terjadi, karena kemampuan kita memahami persoalan berkaitan dengan hukum sangat ketinggalan. Akibat ketidakpahaman kita akhirnya merugikan kita sendiri. Karena pembuktiannya ruwet. Jika terjadi tindak pidananya, tindak pidana apa, pembuktiannya ruwet,” kata Cornelis, dalam surat keterangan pers rilisnya yang diterima di Kota Pontianak, Kamis (23/6/2016).
Untuk itu, orang nomor satu di Kalbar itu, menyambut baik sarasehan untuk memberikan pengetahuan kepada dunia usaha. Karena penyelenggaraan ekonomi berlandaskan hukum itu tidak gampang. Kegiatan seperti ini menurut Cornelis, diharapkan sampai ke Polres.
“Bila perlu sampai pada tingkat Polres, sehingga pelaku usaha di tingkat Kabupaten kota juga memahami apa keuntungan dan kerugian bisnis berjangka, mudahan tidak ada korban kasus investasi berjangka di Kalbar, tapi tanda-tanda sudah ada,” ujar Cornelis, pada Sarasehan Hukum dan Investasi Berjangka dalam rangka HUT Bhayangkara ke-70 tahun 2016 di Mapolda Kalbar Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak.
Sementara itu, menurut Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigadir Jenderal Polisi Musyafak, wilayah Kalbar strategis. Selain itu juga merupakan daerah perbatasan darat dan laut dengan Malaysia.
“Masyarakat jangan gampang terkecoh diimingi untung besar lalu kepincut dengan investasi berjangka. Sehingga perlu pengetahuan kepada masyarakat di Kalbar, jangan sampai terjadi seperti di Provinsi Jambi ketika dirinya Kapolda di sana beberapa waktu lalu,” kata Musyafak.
[Aceng Mukaram]
Lihat juga...