JUMAT, 10 JUNI 2016
ACEH — Pangkalan TNI Angkatan Laut Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dilengkapi dua alat utama sistem pertahanan (Alutsista) jenis Swamp Boat untuk menjaga wilayah perairan laut Aceh yang marak penyusupan barang ilegal termasuk narkoba.

“Dengan adanya dua alutsista baru ini yang berupa swamp boat itu, sangat mendukung pertahanan wilayah perairan laut kita, terutama kawasa timur Provinsi Aceh,” ujar Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Lhokseumawe Kolonel Mar Nasruddin, kepada Cendana News, Jumat (10/6/2016).
Ia menambahkan, kedua armada baru tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga wilayah laut, terutama dari masuknya barang-barang ilegal. Katanya, alutsista tersebut dapat berfungsi untuk menghalau kapal musuh dan dengan jarak tembak mencapai 1500 meter.
Ia menambahkan, kapal yang ahli beroperasi di rawa-rawa tersebut mampu menjangkau wilayah dengan medan yang cukup berat. Kapal tersebut lanjut Nasruddin, dikendalikan oleh seorang juru muda dan membawa lima pasukan TNI AL.
Kemudian katanya, keunggulan swamp boat adalah mampu beroperasi tanpa ada dukungan dari lingkungan, seperti air untuk pendingin dan tidak memerlukan dukungan pendorong. Kendala untuk mengejar kapal musuh, katanya bisa sedikit teratasi.
“Kapal ini juga tidak membutuhkan kedalaman air untuk bisa menyentuh baling-baling, ia memiliki berbagai keungulan untuk mendukung sistem pertahanan di wilayah perairan laut Aceh,” jelas Danlanal Nasruddin.
[Zulfikar Husein]