SABTU, 18 JUNI 2016
MANADO — Badan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (BP3A) Sulawesi Utara (Sulut), memperingatkan seluruh model remaja yuntuk waspada terhadap fotografer cabul yang mulai marak di Manado.

“Sekarang Manado Sulut masuk dalam darurat kejahatan dan kekerasan perempuan dan korbannya kebanyakan remaja mulai dari tingkat SMP hingga SMA. Sekarang banyak fotografer berkeliaran dengan mencari model remaja yang ingin dijadikan artis padahal ujung-ujungnya pencabulan,”kata Kepala BP3A Sulut Erni Tumundo saat berkunjung ke Markas AJI Manado di Wakeke, Sabtu (18/6/2016).
Tumundo juga mengatakan, modus yang dilakukan para fotografer ini dengan memberikan obat bius pada minuman dan permen kemudian di serahkan ke model remaja yang menjadi sasaran.
“Kita harus segera menghentikan kasus ini agar tidak berkembang, nantinya BP3A Sulut akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk masuk ke sekolah-sekolah di Manado, Minahasa Utara dan Bitung untuk membuat program kelompok peduli sahabat, kita akan mensosialisasikan program ini agar modus fotografer cabul bisa di cegah,”, ungkapnya.
[Ishak Kusrant]