BANDUNG — Hujan deras terjadi di Kota Kembang sejak Selasa (7/6) malam hingga Rabu (8/6) pagi. Akibatnya air di sungai Cisalatri dan Cilameta meluap. Banjir pun tak bisa dihindarkan dan merendam sekitar 600 rumah di Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung. Diantaranya di kawasan Cimincrang dan Bumi Panyileukan.
Camat Panyileukan, Uum Sumiati mencatat ada 11 RW yang terkena dampak banjir. “Berdasarkan perhitungan, kurang lebih dari sebelas RW, ada enam ratus rumah yang terendam,” ujar Uum, Rabu (8/6/2016).
Ketinggian air memang berbeda-beda. Namun hingga pukul 12.00 WIB, pada Rabu (8/6), volume air yang menggenangi akses jalan ke Cimencrang dan Bumi Panyileukan masih dikisaran 20 hingga 90 sentimeter.
Uum menyampaikan ada empat RW yang terkena dampak banjir paling hebat. Ia menambahkan, kondisi banjir diperparah karena adanya salah satu tanggul yang jebol. “Ketinggian airnya berbeda, yang paling parah di RW 08, 09, 10, dan 11,” ujarnya.
Diketahui, intensitas hujan tinggi juga membuat beberapa Kecamatan lainnya di Kota Bandung tergenang banjir. Sebut saja Kecamatan Ujungberung dan Kecamatan Arcamanik. Volume air pada dua wilayah itu tak lebih dari satu meter.(Rianto Nudiansyah)