SELASA, 28 JUNI 2016
PONTIANAK — Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat mengalami cuaca ekstrem. Kadang panas menyengat, hujan secara tiba-tiba, angin kencang serta petir.

Menyikapi hal tersebut, Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak menghimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya dampak cuaca ekstrim tersebut, seperti pohon tumbang.
“Antisipasinya selalu waspada dengan pohon tumbang, angin puting beliung dan curah hujan yang tinggi,”sebut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pontianak, Multi Junto Bhatarendro, Selasa (28/6/2016).
Disebutkan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam mewaspadai cuaca esktrem yang tengah melanda bumi Khatulistiwa ini.
“Dan memberikan himbauan ketika kondisi dan cuaca ekstrem hindari keluar rumah bila tak ada kegiatan penting,” demikian Multi Junto Bhatarendro.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak menunjukan, peringatan dini cuaca di Kalimantan Barat berpotensi terjadi hujan sedang – lebat disertai petir/guntur dan angin kencang.
Durasi singkat pada pukul 13.00 WIB di wilayah Kota Singkawang (pasir Panjang, pantai Gosong),Kabupaten Mempawah (Sungai Pinyuh, Jungkat), Kabupaten Bengkayang (Sungai Duri), Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau (Sosok,Entikong), Kabupaten Kubu Raya (Kubu, Rasau, Jaya, Kemuningdarat) dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Dan akan meluas ke wilayah Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya(Supadio) dan sekitarnya.
[Aceng Mukaram]