SABTU, 21 MEI 2016
LAMPUNG — Sajian kuliner tradisional terus disukai para pecinta kuliner yang ingin merasakan sensasi makanan hasil olahan produksi rumahan yang disajikan tanpa bahan pengawet dengan pilihan rasa yang beragam. Salah satu sajian kuliner tradisional yang berasal dari wilayah Palembang Sumatera Selatan diantaranya empek empek atau mpek mpek.

Empek-empek disajikan setelah digoreng terlebih dahulu, namun ada konsumen yang lebih suka memakannya setelah digoreng sebentar dan ada yang pengen-nya digoreng sampai garing. Selain itu cuko (cuka) pempek merupakan syarat utama penyajiannya sebagai kuah celupan saat disantap.
Ester Eni, ibu rumah tangga berputra dua yang sehari hari menekuni usaha pembuatan aneka jajanan kuliner asli Palembang dengan adonan dasar campuran tepung sagu dan ikan serta disajikan dengan kuah cuka yang kental.
“Usaha kuliner tradisional memang saya tekuni sejak lama untuk mengisi waktu luang dan menambah tabungan untuk sekolah anak selain itu mengaplikasikan ilmu yang telah saya pelajari dalam pembuatan kue tradisional,”ungkap Ester Eni sembari melakukan proses pembuatan kue tradisional mpek mpek di rumahnya, Sabtu (21/5/2016).
Usaha pembuatan mpek mpek yang ditekuninya bermula saat ia mengikuti pelatihan pemberdayaan kaum perempuan dalam menciptakan produk olahan rumah tangga tanpa meninggalkan pekerjaan rumah tangga lainnya. Pelatihan dalam kelompok Usaha Perbaikan Perekonomian Keluarga tersebut salah satunya pelatihan pembuatan kue kue tradisional yang bisa dijajakan keliling atau dipasarkan secara online.
Ia mengungkapkan berkat usahanya membuat mpek mpek dan olahan kue kue tradisional lain dalam sepekan berhasil mengumpulkan keuntungan bersih sekitar Rp400-500ribu. Mpek mpek miliknya sebagian merupakan pesanan rutin dari penjual kue yang sudah memiliki gerai di tempat wisata serta beberapa sekolah. Selain mpek mpek ia mengaku membuat olahan kue tradisional lain diantaranya risoles isi sayur, otak otak, lapis legit, arem arem serta jajanan tradisional lain.
“Saya membuat dalam jumlah banyak setiap harinya berdasarkan pesanan dan meningkat pesanan ketika hari pasaran buka karena pedagang ada yang membeli kue buatan saya untuk dijual kembali di pasar,”terangnya.
Secara khusus untuk pembuatan kue tradisional mpek mpek ia mengaku tidak memiliki resep khusus karena mpek mpek dan bahan dasar pembuatan empek empek sudah mudah dipelajari. Setelah mengetahui cara membuat adonan dasar pempek ini maka beragam jenis dan macam-macam variasi pempek akan mudah untuk dibuat.
Eni mengaku ada banyak jenis pempek, seperti kapal selam, lenjer, pempek kulit, pempek keriting dan masih banyak yang lainnya. Awalnya ikan belida yang digunakan, akan tetapi jenis ikan-ikan lain yang juga bisa digunakan sebagai alternatif seperti ikan tenggiri yang umum digunakan, selain itu ikan gabus serta ikan parang-parang juga memberikan rasa yang gurih.
Ia mengaku sengaja memilih jenis ikan parang karena selain mudah diperoleh harganya relatif murah bisa mencapai Rp30-40ribu perkilogram. Sementara harga ikan jenis ikan Belida dan ikan Tenggiri bisa mencapai Rp90-150ribu perkilogram.
“Saya pilih harga yang terjangkau dan bisa terjangkau saat dibeli oleh para pelanggan yang rata rata anak sekolah dan warga di perumahan sini,”ungkapnya.
Proses pembuatan mpek mpek ikan parang diakuinya cukup mudah dengan menyiapkan bahan bahan untuk pembuatan adonan berikut bumbu penyedap.
Bahan :
½ kg daging ikan parang
½ kg tepung sagu tani
2 bh telur
1½ sdt garam
250 cc air dingin
1 sdt vetsin
Setelah bahan bahan disiapkan,daging ikan dihaluskan sampai lembut selanjutnya campurkan telur, garam, vetsin dan tuang air dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai merata. Tambahkan tepung sagu uleni hingga rata. Bentuk adonan sesuai jenis pempek.
Setelah adonan terbentuk lalu direbus dalam air yang banyak sampai mengapung. Goreng dahulu sebentar lalu diiris-iris sebelum dihidangkan dengan kuah cuka.
Resep pembuatan cuka:
Pasangan penyajian pempek belum lengkap jika belum ditambah dan disajikan dengan kuah. Pelengkap mpek mpek menurutnya adalah dengan kuah cuka atau disebut cuko
1. Resep Sederhana
Bahan : bawang putih, cabe rawit, air, garam, perasan air asam jawa, gula aren, bisa tambah vetsin.
Cara Membuat : Semua bahan dimasak lalu disaring.
2. Resep Komplit
Bahan :
500 gram gula aren
50 gram asam jawa, peras dengan air sedikit
4 sendok teh cuka putih (boleh tidak)
5 gelas air
Haluskan :
5 siung bawang putih
2 sdm ebi
10 buah cabe rawit (disesuiakan)
1 sdm tongcai berikut tangkainya
1 sdm garam (disesuaikan)
Cara Membuat Cuka/ Cuko Pempek Komplit
Didihkan air dan gula merah, asam jawa, air, dan cuka dengan api kecil , setelah gula larut, angkat lalu saring.
Masukkan bahan yang sudah dihaluskan.
Memasukkan cabe, garam sebaik nya sambil di cicipi, disesuaikan dengan selera. Didihkan kembali lalu angkat. Tips biar cuko lebih terasa enak.
Jika ingin cukonya enak ulek campuran cabe dan bawang putih sehari sebelumnya. Gula merah yg dipakai sebaiknya gula batok yang tidak berbau angit sehingga adonan cuko tidak terasa pahit. Ebi halus juga, boleh dipisah seperti halnya cabe rawit tadi, pada saat makan baru dicampurkan, agar aromanya ebi tetap muncul. Untuk memperolleh cuko yang sedap dan beraroma, inapkan cuko sehari.
Selain sibuk menyiapkan mpek mpek untuk dijual secara langsung dalam wadah wadah plastik mika dengan beberapa porsi mpek mpek,kue kue tradisional lain untuk dijajakan keliling, Eni mengaku menerima pesanan saat kegiatan khusus. Pesanan tersebut dikerjakannya bersama sang adik. Selain penjualan langsung ke konsumen ia juga menawarkan mpek mpek ikan parang miliknya melalui jejaring sosial Facebook.

“Hasilnya semakin banyak pesanan dari beberapa wilayah dan saya kirimkan melalui paket setelah konsumen melakukan pesanan”ungkapnya.
Mpek mpek yang dipesan diantaranya mpek mpek lenjer serta kapal selam dengan penyajian khusus serta kuah cuka yang dikemas dalam wadah khusus. Usaha rumahan tersebut menurut Eni merupakan usaha yang cocok bagi kaum wanita yang ingin menambah penghasilan keluarga.
[Henk Widi]